Program Pendampingan bagi Jemaat yang Bermasalah Kesehatan

AMBON, jemaatgpmsilo.org

Salah satu program pelayanan bagi umat adalah kegiatan Pendampingan bagi Jemaat yang Marginal Kesehatan. Kegiatan ini menjadi beban tugas Seksi Pemberitaan Injil dan Pelayanan Kasih, khususnya pada Subseksi Kesehatan. Kegiatan kemanusiaan yang menjangkau 12 warga jemaat yang bermasalah kesehatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 23 Februari 2019, dengan metode langsung turun ke rumah-rumah pasien. Adapun dokter yang dilibatkan dalam kegiatan ini adalah dr. Dennis Louhenapessy. Pelayanan kemanusiaan ini menjadi lengkap sebab juga dibarengi dengan kehadiran pendeta yang memberikan dukungan moral dan topangan doa, yakni Pdt. Ny. Y. Rutumalessy/S.

Setelah pelayanan kesehatan, warga yang sakit didoakan oleh Pdt.

Menurut dr Dennis, “dari ke-12 pasien yang dilayani untuk yang LANSIA rata-rata penyakit darah tinggi, gula darah, kolesterol dan asam urat, selain itu ada juga yang kena masalah hati, pinggang dan rematik. Untuk itu dalam pelayanan, kami memberikan obat-obatan sesuai dengan kondisi sakit masing-masing orang. Dan obat-obat tersebut memang bagian dari stock obat dari Seksi Kesehatan (kegiatan posyandu)”. Kepada mereka juga dilakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat. Kemudian diberi obat juga sesuai dengan kondisi masing-masing”. Ketika ditanyakan apakah dari hasil diagnosa kondisi mereka perlu perawatan lanjut/rawat inap ataukah cukup di rumah saja, dr Dennis menjelaskan, “beberapa harus dirawat inap, dan juga saya anjurkan untuk konsul ke dokter spesialis, karena pertimbangan kondisinya perlu mendapat perawatan dan pemantauan khusus, dan hal ini sudah dianjurkan kepada pihak keluarga.”

dr. Dennis sementara memeriksa kondisi pernafasan pasien

Melihat respons dan kondisi warga jemaat, khususnya mereka yang sakit, dr. Dennis menyampaikan sebuah usulan untuk dipertimbangkan kedepannya, “kalau menurut beta, kegiatan ini harus dijadikan kegiatan rutin, kalau bisa setiap 6 bulan sekali. Hal ini mengingat ada beberapa pasien juga yang terkendala kondisi fisik, biaya, waktu dan tempat tinggal sehingga senk bisa kontrol di posyandu Lansia Silo ataupun ke dokter umum…” Selain mendapat pelayanan kesehatan dan juga didoakan oleh pendeta, masing-masing pasien juga diberikan bantuan berupa uang masing-masing sebesar Rp. 150.000,- [BK]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

John Brown Womens Jersey