SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK), Sabtu 22 Mei 2021

JANGAN MEMANDANG MUKA
YAKOBUS 2: 5a

Satu keluarga kaya yang baru pindah rumah, bertetangga dengan keluarga yang sederhana dan miskin. Suatu malam, ketika mati lampu yang disebabkan oleh angin dan hujan yang deras, tiba – tiba pintu rumah keluarga kaya diketuk orang dari luar. Seorang gadis cantik, putri keluarga kaya itu membuka pintu dengan perasaan curiga. Ketika ia melihat siapa yang mengetuk pintu, serentak ia berkata: “Kami tidak melayani permintaan sumbangan…”. Ternyata yang mengetuk pintu adalah seorang gadis kecil berpakaian lusuh, putri keluarga miskin tetangga mereka. “Maaf kak, saya tidak meminta sumbangan, saya mau memberikan ini…”, kata sang gadis kecil sambil menyerahkan satu buah lilin. Gadis kecil itu melihat bahwa rumah tetangga barunya sangat gelap akibat mati lampu, dan ia berpikir, mungkin mereka membutuhkan sebuah lilin. Gadis cantik itu terkejut dan menyesali perkataannya yang sudah salah sangka kepada tetangganya. Kisah ini menegaskan bahwa seringkali seseorang dinilai baik hanya dari penampilan luarnya saja. Realitas seperti ini juga terjadi dalam kehidupan dua belas suku di perantauan, yang menyebabkan Yakobus menulis surat untuk menasehati mereka. Yakobus mengingatkan bahwa sikap seperti ini tidak sesuai dengan ajaran Yesus tentang kasih. Yakobus katakan: “….Bukankah Allah memilih orang – orang yang dianggap miskin oleh dunia ini, untuk menjadi kaya dalam iman…” (ay.5.a). Dalam kehidupan kita, seringkali kita juga mengabaikan kelompok kecil yang rentan seperti: para janda, yatim piatu, kaum disabilitas, para pekerja kasar, dan mungkin ada yang lain. Padahal justru merekalah yang memiliki hati yang bersih, penuh kasih dan sangat menghargai orang lain. Karena itu hendaklah kita mengasihi semua orang tanpa memandang muka.

Doa : Tuhan ampunilah kami, jika kami menyakiti sesama yang membutuhkan, Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *