Matatula Titip Pesan untuk Pengasuh Silo

Selasa 25/05 Pendeta Jan Z. Matatula dimintakan untuk memimpin ibadah Pengasuh yang rutinnya dilaksanakan tiap Selasa di Minggu terakhir pada tiap bulannya, dan di bulan Mei ini adalah ibadah Pengasuh terakhir yang dipimpinnya dalam jabatan selaku Ketua Majelis Jemaat (KMJ) di Jemaat Silo. Dalam refleksi firman disampaikan bahwa tugas pelayanan dari seorang Pengasuh sesungguhnya cukup berat, sebab setiap Pengasuh harus bisa menyampaikan tentang Injil Kerajaan Allah bagi anak-anak kecil ini, walaupun dalam tugas panggilan pelayanan ini masing-masing Pengasuh mempunyai motivasi pribadi yang berbeda-beda dalam memikul tanggung jawab mengasuh. “Kualitas seorang Pengasuh diukur dari kesadaran anak-anak bahwa mereka adalah milik Tuhan, mereka adalah anak-anak Allah, maka itulah yang akan menjadi kebanggaan bagi seorang Pengasuh” ujarnya.

Dua catatan penting yang dinilai yaitu bahwa Pengasuh bertugas untuk mempersiapkan masa depan Gereja ini, karena itu dituntut karakter Pengasuh yang baik dan kreatif, sehingga dapat membuahkan hasil yang lebih baik, dan juga disadari bahwa dalam proses mengasuh sudah pasti banyak tantangan yang dihadapi baik dari segi pribadi dan keluarga maupun dari luar, oleh karena itu Pengasuh membutuhkan tuntunan Roh Allah yang Kudus untuk menguatkan.

Terlepas dari semuanya, Matatula menegaskan, didalam pekerjaan-Nya bahwa sebenarnya,

Tuhanlah yang menentukan secara bebas, siapa saja yang mau dipakai oleh-Nya untuk bisa menjadi Pengasuh dan Pelayan-Nya, dan untuk memampukan pilihan-Nya, maka Ia juga memberikan Roh-Nya yang Kudus untuk Pengasuh agar dapat melayani dengan baik.

Usai ibadah, dilanjutkan dengan ucapan terimakasih oleh Sanny Loppies selaku Ketua Sub Komisi Anak Remaja dan Katekisasi (Subkom ARK), sekaligus penyerahan cinderamata dari Pengasuh yang diserahkan oleh Pendeta Ibu Ade Tomasoa, kepada KMJ bersama istri. (SMC03).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *