SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Sabtu, 24 Juni 2023
Pemimpin Yang Mengandalkan Tuhan
(2 Tawarikh 29 : 1 – 2)
Hizkia adalah salah satu raja yang sangat terkenal karena kesalehan hidupnya dan juga kiprah politiknya yang mumpuni “… berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua puluh sembilan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.” (2 Tawarikh 29 : 1).
Nama ‘Hizkia’ memiliki arti : Tuhan adalah kekuatanku. Sesuai dengan namanya, ia adalah seorang raja yang hidup taat kepada Tuhan. Itulah yang menjadi kunci keberhasilan hidupnya sekalipun hidup di dalam zaman-zaman yang bengkok dan rusak.
Ahas, raja Yehuda sebelumnya, adalah pemimpin bangsa yang paling rusak dibandingnkan raja-raja sebelumnya. Namun dalam kepemimpinan Hizkia, pembaharuan dilakukan secara besar-besaran olehnya di Yerusalem. Ia melakukan apa yang benar seperti yang telah dilakukan oleh Daud, bapa leluhurnya. Ia memulai niat hatinya dengan menguduskan kembali rumah Allah yang menjadi simbol kehadiran Allah di tengah umat-Nya, serta menguduskan kembali orang Lewi dan imam yang melayani di rumah Tuhan.
Seperti Raja Hizkia, mestinya kita juga menjadi orang Kristen yang mampu menjaga kekudusan hidup. Segala kecemaran hidup yang berada di sekitar kita haruslah kita hindari, bahkan sebaiknya kita juga berupaya untuk membaharui yang cemar itu. Jika kita adalah seorang pemimpin, maka kita kita bertanggung jawab untuk mengupayakna kehidupan yang tidak benar berubah menjadi yang baik dan benar.
Doa : Ya Tuhan, tolonglah agar kami terus menjaga kekudusan hidup. Amin.
Sumber Gambar : https://id.pinterest.com/

