SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK), Kamis 03 Juni 2021

JADILAH SETIA, BAIK ATAU TIDAK BAIK WAKTUNYA
Bacaan : 2 Tawarikh 24 : 15 – 22

Beta ini sebenarnya orang baik, tapi keadaan biking beta tidak baik. Hari ini beta baik, esok lusa tidak baik, jadi sebenarnya beta tidak baik”, demikian salah satu lirik lagu Ambon, yang mengungkapkan sebuah pengakuan  bahwa seseorang menjadi baik tergantung keadaan. Seseorang akan melakukan kebaikan, jika ia mendapat keuntungan daripadanya. Tetapi jika ia dipengaruhi dengan jaminan keuntungan, kedudukan, jabatan, maka ia akan melakukan apapun termasuk melakukan hal yang tidak benar.

Hal ini juga terjadi pada raja Yoas, ketika ia memerintah di zaman imam Yoyada, Yoas melakukan banyak perbuatan baik, seperti memperbaiki Rumah Tuhan, mengatur peribadahan, dan mengajak umat untuk beribadah kepada Allah Israel. Namun ketika imam Yoyada mati, raja Yoas dipengaruhi oleh para pemimpin Yehuda untuk berbalik menyembah kepada patung – patung berhala dan akhirnya Yoas meninggalkan ibadahnya kepada Allah. Yoas bahkan membunuh Zakharia , anak imam Yoyada yang memperingatkan raja. “…..oleh karena engkau meninggalkan Tuhan, Ia pun meninggalkan kamu”.

Demikian peringatan Zakharia yang kemudian menjadi kenyataan karena raja Yoas tidak berbalik kepada Allah. Dalam kehidupan orang percaya, kita diingatkan oleh firman Tuhan untuk tetap setia dalam iman kepada Yesus, apapun keadaannya. Namun dalam kenyataannya, kita sering berbalik tidak setia dan megecewakan Tuhan, ketika ada godaan kepentingan diri, kenikmatan sesaat,  yang menyebabkan kita berbalik menjadi tidak setia. Seorang suami atau isteri yang berselingkuh adalah wujud ketidak setiaannya kepada pasangannya, tetapi juga tidak setia dalam janji Nikah-nya dihadapan Tuhan. Hari ini kita diingatkan untuk   terus berlaku setia, baik atau tidak baik waktunya.

Doa : Tuhan, tolonglah kami untuk berlaku setia, baik atau tidak baik waktunya, Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *