SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Senin, 23 Oktober 2023
1 KORINTUS 14 : 1-12
GUNAKANLAH BAHASA YANG BISA DIMENGERTI DAN MEMBANGUN
Setiap kata atau kalimat yang keluar dari mulut kita sejatinya harus membuat orang yang mendengarnya mengerti atau memahaminya secara jelas. Tujuannya agar pesan dari kata atau kalimat tersebut tidak saja terdengar namun juga dapat dilakukan. Sebab apa gunanya kita berbicara mengeluarkan kata dan kalimat jika yang disampaikan tersebut tidak dimengerti dan dipahami?
Apalagi jika perkataan yang dikeluarkan tidaklah membangun melainkan menjatuhkan atau melecehkan. Tentau tidak ada gunanya. Inilah yang mau ditegaskan oleh rasul Paulus ketika ia berbicara tentang karunia atau bahasa Roh. Paulus membedakan antara karunia Roh dan nubuat. Bedanya yaitu, tujuan pembicara dengan bahasa Roh yaitu kepada Allah, sehingga hanya Allah yang mengerti bahasaNya.
Orang yang berbicara dengan bahasa Roh hanya membangun dirinya. Sedangkan orang yang bernubuat, ia berkata-kata kepada manusia dengan tujuan menasehati, membangun, dan menghibur. Dalam hal ini, orang yang bernubuat membangun jemaat. Apa gunanya berkata-kata dengan bahasa Roh jika orang lain tidak mengerti dan memahaminya, tentu tidak akan membaut orang yang mendengarnya dapat membangun kehidupannya. Karena itu, pesan Paulu kepada jemaat Korintus, dan juga kepada kita adalah dalam hidup ini lebih baik menggunakan bahasa yang baik, dapat dimegerti dan membangun kehidupan jemaat dan sesama.
Doa : mampukan kami untuk menggunakan bahasa yang dapat membangun. Amin

