Santapan Harian Keluarga (SHK) – Selasa, 5 Mei 2026
Lukas 10 : 38 – 42
Perempuan GPM yang Arif Mendengar
Kemampuan mendengar dengan arif adalah anugerah yang semakin langka. Banyak orang ingin didengar, tetapi sedikit yang sungguh-sungguh mau mendengar. Firman Tuhan mengajarkan bahwa mendengar bukan sekadar fungsi telinga, melainkan sikap hati yang dibentuk oleh hikmat. Dalam keluarga, gereja, dan masyarakat, perempuan kerap menjadi tempat orang mencurahkan isi hati. Ketika ia mendengar dengan sabar dan empati, kehadirannya menjadi saluran pemulihan dan penguatan. Perempuan yang arif adalah dia yang terlebih dahulu mendengar suara Tuhan. Seperti Maria yang duduk di kaki Yesus, ia memilih berdiam diri di hadapan Tuhan sebelum sibuk oleh banyak suara lain. Dari relasi yang intim dengan Tuhan lahir kepekaan untuk mendengar sesama dengan kasih dan kebenaran. Mendengar dengan arif berarti mendengar tanpa prasangka, tanpa niat membalas, dan dengan kerinduan untuk memahami, bukan untuk menang. Perempuan yang demikian menghadirkan damai, kata-katanya menyejukkan, dan tindakannya mencerminkan kedewasaan rohani. Di hari ulang tahun Perempuan GPM ini, kita diingatkan untuk arif mendengar supaya paham dan tahu mana yang benar sebelum bertindak dengan cerdas.
Tuhan, terima kasih atas kasih dan berkat-Mu bagi semua perempuan GPM, Amin.
DOA

