Santapan Harian Keluarga (SHK) – Selasa, 12 Mei 2026
Ulangan 31 : 19 – 23
Jangan Mendua Hati
Kita pernah mendengar istilah “Mendua Hati”. Istilah ini dapat digunakan untuk menggambarkan ketidaksetiaan Israel kepada Tuhan. Hati mereka terbagi antara Tuhan dan berhala sehingga mereka mengalami malapetaka. Karena itu, sebelum Musa meninggal, Tuhan memerintahkannya menulis sebuah nyanyian yang syairnya disampaikan dalam pasal 32:1-43. Syair ini harus diingat sebagai bukti bahwa umat Israel mengetahui hukum Tuhan dan tidak memiliki alasan untuk mengingkari perjanjian. Sebab Allah tahu kelak Israel akan menyembah ilah lain, sesudah mereka tinggal di tanah perjanjian. Pesan bagi kita saat ini adalah jangan mendua hati. Kadang kita mendua hati bukan karena tidak tahu mana yang benar, tetapi karena takut melepaskan yang sudah terbiasa. Kebiasaan yang keliru dan tidak mau berubah. Berbaliklah dengan sungguh-sungguh dan setia hanya kepada Tuhan, jangan mendua hati kepada berhala dunia (uang,jabatan,iptek) yang semu. Jadikanlah firman Tuhan sebagai pengingat agar kita tidak melupakan kasih setia Tuhan. Ajarkan kehendak Tuhan kepada anak cucu generasi kita supaya jalan-jalan hidup mereka berkenan kepada Tuhan dan memperoleh berkatNya.
Roh Kudus tuntunlah hati kami untuk beribadah hanya kepada Tuhan bukan mamon dunia, Amin.
DOA

