Santapan Harian Keluarga (SHK) – Jumat, 3 Juli 2026
1 Samuel 24 : 9 -16
Pulihkan Relasi Melalui Pengampunan
Piring jua bisa tatoki, pica di meja makan adalah sebaris syair lagu yang menggambarkan bahwa relasi yang dibangun dalam hidup pasti tidak selamanya selalu baik-baik saja. Saul dan Daud adalah dua nama yang tidak asing di telinga kita. Dua raja Israel yang memberikan cerita hidup yang berbeda. Saul yang merasa tersaingi dan Daud yang selalu diincar untuk dibunuh. Relasi yang rusak ini bisa tetap rusak selama orang-orang yang membangun relasi tidak memiliki keinginan untuk memulihkan relasi. Daud dalam teks justru memberikan inspirasi keteladanan hidup yang baik. Walau dibenci namun Daud memilih untuk tetap tidak membalas kebencian dengan pembunuhan.Daud memiliki kesempatan tetapi ia memutuskan untuk tetap hidup dalam relasi yang baik. Katanya,“Aku menaruh belas kasih kepadamu karena pikirku: Aku tidak akan melayangkan tanganku melawan tuanku itu, sebab dialah orang yang diurapi Tuhan”. Daud takut Tuhan dan itu sebabnya ia tidak membalas kejahatan Saul. Inilah wujud hidup beriman orang Kristen yang harus dilakukan. Sikap Daud memperlihatkan bahwa pengampunan adalah jalan terbaik dalam memulihkan relasi. Daud tetap menghormati Saul dan ketulusan hatinya mendapatkan kesadaran baik dalam diri Saul. Bagaimana dengan kita? Maukah dalam hidup ini kita memulihkan relasi dengan cara saling mengampuni?.
Ajari kami tetap mengampuni mereka yang bersalah kepada kami, Amin.
DOA

