Santapan Harian Keluarga (SHK) – Senin, 7 September 2026
Ibrani 12 : 25 – 29
Hidup dengan Rasa “Takut” yang Sehat
Kata “takut” bukan berarti ngeri,gemetar atau takut dihukum seolah-olah Tuhan itu Hakim yang siap menghukum. Padahal, “takut akan Tuhan” dalam Alkitab artinya rasa hormat yang sangat dalam, seperti sikap kita saat bertemu Raja Agung yang sangat kita kasihi dan kita muliakan. Kita sadar bahwa Tuhan itu kudus, Dia itu hebat, dan kita tidak boleh main-main dengan dosa. Di zaman sekarang, banyak orang kehilangan rasa hormat ini. Orang berani menyepelekan aturan, berani korupsi, berani menyakiti sesama karena merasa tidak ada yang melihat. Tapi Firman hari ini mengingatkan: Tuhan kita adalah api yang menghanguskan kejahatan. Tidak ada satu pun yang tertutup bagi-Nya. Jadi, bagaimana cara kita meningkatkan kapasitas sebagai pelayan dan umat? Dimulai dari rasa takut ini. Karena kita takut mengecewakan Tuhan, kita jadi bekerja jujur meski tidak diawasi bos. Karena kita takut menyakiti hati Tuhan, kita jadi menjaga lidah agar tidak memfitnah tetangga. Rasa takut ini justru membuat kita bebas dari ketakutan lain: takut miskin, takut sakit, atau takut dihina manusia. Kalau kita sudah hormat pada Sang Pencipta alam semesta, apa lagi yang perlu kita takuti? Mari jadikan rasa hormat ini sebagai rem pengendali dalam hidup kita, agar langkah kita selalu lurus di jalan-Nya.
Tuhan, beri kami hati yang hormat pada-Mu,Amin.
DOA

