Santapan Harian Keluarga (SHK) Selasa, 05 Oktober 2021
Pembacaan Alkitab: Yesaya 27 : 2 – 13
Ketaatan dan Kedamaian Hidup
Bacaan hari ini berisi pemberitaan nabi Yesaya tentang masa depan umat Israel yang gemilang. Kedamaian atau kebahagiaan hidup di masa depan akan dialami jika mereka hidup dalam ketaatan.
Bangsa Israel dipilih supaya hanya kepada Allah saja mereka harus beribadah, bukan ilah yang lain. Israel dikasihani Allah dan digambarkan Yesaya sebagai kebun anggur yang elok. Ia akan menjaga umat pilihan-Nya dan memelihara juga menjamin masa depan yang sukses.
Yesaya juga mengingatkan bahwa masa depan yang damai dan bahagia bukan saja menjadi tanggung jawab Allah, tetapi umat juga. Allah memberi jaminan dan pasti menepatinya sedangkan umat haruslah hidup taat. Umat tidak boleh beribadat kepada ilah lain, kecuali hanya pada Allah yang telah membebaskan mereka dari perbudakan di Mesir. Bila mereka berubah setia, maka petaka tak mungkin dihindari. Karena itu nabi ini menegaskan “sekiranya tampak pada-Ku puteri malu dan rumput, Aku akan bertindak memeranginya dan akan membakarnya sekaligus”.
Jadi nabi sedang bernubuat tentang dua hal sekaligus, janji tentang masa depan yang berpengharapan, dan penghukuman. Masa depan manakah yang akan dialami umat tergantung pada pilihan cara beriman mereka sendiri. Allah mengharapkan kesetiaan, tetapi jika umat berubah setia, akibat buruk akan dialami.
Kisah hari ini hendaklah dijadikan dorongan dan inspirasi agar kita semakin bertanggung jawab dan berpengharapan akan masa depan yang berpangharapan. Hari ini adalah kesempatan untuk mengusahakan masa depan yang gemilang dan sukses. Semoga setiap orang bertanggung jawab atas hidupnya, baik pribadi maupun keluarga. Tetaplah percaya kepada Allah, jangan mengandalkan kuasa yang lain, sebab hanya Dia yang menjamin masa depan yang damai.
Doa: Tuhan, layakkanlah kami menjadi orang percaya yang taat, agar janji-Mu tentang hidup yang damai dialami, kini dan nanti. Amin.

