Santapan Harian Keluarga (SHK) Rabu, 06 Oktober 2021
Pembacaan Alkitab: Yesaya 55 : 6 – 13
Karya Pembebasan Tuhan Mendamaikan Hidup
Bangsa Israel pernah mengalami kesukaran yang amat dasyat ketika dibuang ke Babel, namun mengalami pemulihan karena Tuhan membebaskan mereka.
Peristiwa pembebasan dari Babel dihayati sebagai bentuk cinta kasih Tuhan dan diterima sebagai seruan pertobatan. Nabi Yesaya menegaskan seruan pertobatan itu melalui ungkapan: “Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!”. Ia menyerukan pula: “Baiklah orang fasik meningggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya…..” (ayat 6-7). Umat harus bertobat dan meninggalkan semua perbuatan salah, kejahatan, dan pemberontakan yang pernah mereka lakukan terhadap Tuhan. Kasih Tuhan menyelamatkan dan membebaskan serta membuat mereka mengalami kedamaian hidup. Karya pembebasan dari Babel pasti Tuhan nyatakan, sebab firman-Nya adalah kepastian (ayat 11).
Yesaya selanjutnya mengatakan: “Sungguh kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan dihantarkan dengan damai… (ayat 12). Tuhan membawa umat-Nya keluar dari pembuangan di Babel, dan menolong mereka membangun Yerusalem yang baru.
Bacaan hari ini mengajarkan bahwa manusia dapat melakukan kesalahan, kejahatan atau pemberontakan, dan mengalami akibat buruk dalam hidup. Akibat buruk bukanlah akhir hidup, sebab kasih Tuhan tak pernah berakhir dan pasti mengampuni serta memulihkan.
Mari belajar untuk memperbaiki kesalahan dan bertobat agar damai dialami dalam hidup. Jalanilah hidup beriman dan wujudkanlah seruan “carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat”. Firman-Nya pasti terjadi, kasih Tuhan tak pernah berakhir, percayalah dengan segenap hati, maka engkau akan menjalani hidup dengan damai.
Doa: Ya Tuhan, tolonglah kami agar dapat memperbaiki kesalahan, bertobat dan menjalani hidup dengan damai. Amin.

