SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Selasa, 23 November 2021
Pembacaan Alkitab : IMAMAT 25 : 1 – 7
KASIH ALLAH YANG MEMBEBASKAN
Merasakan kebebasan adalah hal mutlak yang diinginkan setiap orang. Bebas berekspresi, bebas berpendapat, bebas dari ketidakadilan bahkan bebas dari tuntutan hidup. Kebebasan sedikit saja pastinya membuat kita merasa lega. Ada 3 (tiga) hukum Sabat dalam Perjanjian Lama, yaitu Hari Sabat (siklus mingguan), Tahun Sabat (siklus tahunan) dan Tahun Yobel (siklus generasi). Walaupun puncak dari ketiga siklus ini memiliki penekanan yang khas, tetapi maknanya sama yaitu “Berhenti”, “Beristirahat”, atau “Pembebasan”.
Kedua hukum ini sama-sama memberi pedoman legal bagi bangsa Israel yang sedang dan atau baru saja mengalami pembuangan/perbudakan di negeri orang, bahwa di tanah perjanjian, mereka tidak boleh saling menerkam/memakan, tidak boleh saling mematikan, tidak boleh memperbudak sesama bangsa mereka, dan tidak boleh lagi melakukan tindakan ketidakadilan. Pembebasan yang sama dirasakan bukan hanya oleh manusia, namun alam ciptaan pun merasakannya. Bahwa di tahun ke-7 Tanah juga harus beristirahat. Tidak ada pekerjaan membajak atau menanam tumbuhan.
Hal ini mengajarkan kita bahwa Tuhan Allah menghendaki adanya keseimbangan semua ciptaan. Manusia dan alam menjadi sahabat untuk saling melengkapi. Setiap pribadi, keluarga, persekutuan harus memiliki akses dan kesempatan yang adil pada berbagai sumber daya yang ada untuk kehidupan yang lebih baik. Kebaikan Tuhan inilah yang patut disyukuri dalam kehidupan orang-orang beriman.
DOA: Terima Kasih Tuhan, Engkau Membebaskanku dari Belenggu Dosa. Amin.

