Santapan Harian Keluarga (SHK) – Jumat, 1 April 2022
Berharap Hanya Pada Allah
Yesaya 38 : 16-20
Sudah jatuh, tertimpa tanggga pula. Peribahasa ini dapat menggambarkan pengalaman raja Hizkia. Dalam penderitaan karena sakit yang dialami sampai hampir mati, Hizkia harus mendengar kabar tentang kematiannya pula (ay 1). Akan tetapi penderitaan bahkan kabar kematiannya itu tidak serta merta membuatnya putus asa dan hilang harapan kepada Allah.
Bacaan kita hari ini memperlihatkan ungkapan hati dari raja Hizkia ketika mengalami penderitaan tersebut. Dengan iman percayanya ia menaruh harapan sepenuhnya hanya kepada Allah yang mampu menolong, menyembuhkan dan menyehatkan kembali. Kesadaran inilah yang membuat Hizkia tetap bersyukur meskipun ada dalam penderitaan.
Pengalaman Hizkia mengajarkan semua kita, tentang pentingnya menaruh harapan kepada Allah. Sebab dengan menaruh harap kepada Allah, sesungguhnya kita mengakui kemahakuasaan-Nya. Penderitaan seringkali juga dialami oleh kita orang percaya. Baik penderitaan karena sakit penyakit, hubungan yang tidak harmonis, perekonomian yang buruk dan lain sebagainya. Tetapi seperti Hizkia yang berdoa (ay 2) dan mengharapkan serta meyakini keselamatan dari Allah (ay 16 & 17) demikian pula dengan kita. Karena hanya Allah satu-satunya yang dapat memberikan keselamatan dan menolog untuk menyelesaikan setiap persoalan. Percayalah pada kuasa-Nya, sebab hanya dengan percaya, kita akan terus bersyukur meskipun ada di dalam penderitaan.
Mari mengawali bulan ini dengan tetaplah berdoa, mengucap syukur, berharap kepada Allah dan meminta-Nya untuk terus turut serta bersama kita dalam menjalani hari-hari kehidupan. Karena dengan demikian kita akan melihat besarnya kuasa dan kebesaran Allah yang kita sembah
Ajari kami Tuhan untuk tetap percaya dan menaruh harapan pada-Mu meski dalam penderitaan, Amin.
DOA

