fbpx

SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Kamis, 07 Juli 2022

3 Yohanes 1 : 11 – 12

Perbuatan adalah Wujud Pemberitaan

Kegembiraan yang paling besar dari orang tua adalah melihat anak-anak mereka hidup dalam kebenaran. Kebenaran yang dimaksud bukan saja secara intelektual yakni memiliki pengetahuan tetapi juga mengasihi. Kebenaran itulah yang menjadikan seseorang berpikir dan bertindak seperti Kristus. Demetrius adalah pemimimpin dari para pengkhotbah keliling yang selalu memberitakan dan mempraktekkan kebenaran. Inilah pesan bahwa kekuatan akal tidak dapat menggantikan tempat kasih di hati. Demikian Yohanes mengakhiri suratnya dengan kasih.

Penulis ini hendak menegaskan bahwa kekuatan pengetahuan dan sifat lemah lembut harus berjalan bersama. Jangan meniru yang jahat, melainkan yang baik. Mari cermati kisah berikut ini. Ada seorang anak yang mengalami perubahan perilaku yang amat drastis. Ia pada awalnya sangat baik, tetapi karena keinginan main game, sehingga dia mencuri HP tetangganya. Perbuatan buruk dilakukannya juga dalam pertemanan sehari-hari.

Selain itu, ia suka berbohong dan selalu mencuri uang orang tua untuk membeli pulsa. Kisah tersebut merupakan contoh yang memperlihatkan dan menjadi peringatan bagi orang tua tentang betapa sulitnya mengajarkan perilaku baik kepada anak-anak kita. Kita perlu belajar dan meneladani Demetrius, seorang yang memberitakan kebenaran dan menjauhi perbuatan dosa.

Teladan kebaikan dari Demetrius hendaklah dihayati agar sebagai orang dewasa, kita dapat mengajarkan kebaikan kepada anak-anak. Janganlah meniru yang jahat melainkan yang baik, barangsiapa berbuat baik, dia berasal dari Allah, tetapi barang siapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.

Doa: Tuhan mampukan kami untuk berpikir dan bertindak yang baik. Amin.

Sumber foto : www.google.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *