SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Selasa, 12 Juli 2022
Amsal 4 : 14 – 19
Jalanilah Hidup Sebagai Orang Benar
Ada sebuah syair lagu “berliku-liku kehidupan ini, jalan mana yang harus kulalui, rintangan dan cobaan selalu menghalangi, bila ku ingin datang padaMu”. Syair lagu ini menjelaskan tentang situasi dan kondisi hidup kita di tengah dunia ini yang tidak pernah sepi dari berbagai hal yang menantang, mengggoda iman dan keyakinan kita kepada Allah. Sebagai anak-anak Tuhan, penting bagi kita untuk selalu meminta hikmat-Nya agar dituntun dan berjalan sebagai orang benar. Jalan hidup orang benar menuju kehidupan kekal. Sebaliknya jalan hidup orang fasik atau yang salah, menuju kebinasaan.
Penulis Amsal mencirikan orang fasik adalah orang yang tidak mengakui Tuhan dan kuasaNya. Mereka adalah orang-orang yang sombong dan angkuh yang selalu merancang dan melakukan kejahatan. Istilah jalan adalah sikap serta perilaku hidup. Jalan orang benar, adalah sikap juga perilaku hidup yang benar. Jalan hidup mereka sesuai dengan perintah dan kehendak Tuhan. Penghormatan kepada Tuhan sebagai Pencipta dan sumber hidup selalu terwujud dalam kehidupan orang benar.
Kemudian dalam relasi dengan manusia dan semua ciptaan, sikap dan perilaku orang benar selalu mendatangkan berkat, sukacita dan kebahagiaan. Sebaliknya jalan orang fasik adalah sikap serta perilaku hidup mereka yang jauh juga menyimpang dari perintah dan kehendak Tuhan. Keberadaan mereka digambarkan dengan ungkapan: “Setiap hari, kejahatan seakan dijadikan sebagai makanan”. Perlakuan demikian merupakan gambaran dari hidup yang memprihatinkan dan harus dijauhi. Oleh sebab itu marilah menjalani hidup sebagai orang benar.
Doa: Ya Tuhan, layakanlah kami menjalani hidup sebagai orang benar. Amin.
Sumber Foto : Canva

