Santapan Harian Keluarga (SHK) – Sabtu, 23 Mei 2026
Matius 11: 28 -29
Undangan Untuk Beristirahat di Dalam Kristus
Melengkapi kisah pemulihan Elia yang kita renungkan di hari-hari sebelumnya, Matius 11:28-29 ini adalah “jawaban” langsung dari Yesus bagi setiap jiwa yang merasa lelah. Jika Elia harus berjalan jauh ke Gunung Horeb untuk mendengar bisikan Tuhan, Yesus kini datang mendekat dan mengundang kita secara pribadi. Yesus tidak memanggil mereka yang merasa suci, kuat, atau sukses. Dia memanggil yang “letih lesu” (kelelahan secara internal/fisik) dan “berbeban berat” (tekanan dari luar, aturan agama yang kaku, atau tuntutan hidup). Yesus tidak berkata “Belajarlah dari kuasa-Ku,” melainkan “Belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati.” Kelegaan sejati tidak datang dari perubahan situasi di luar kita, tetapi dari perubahan karakter di dalam kita. Saat kita belajar melepaskan ego, kesombongan, dan ambisi yang membebani, jiwa kita secara otomatis akan menemukan ketenangan. Istirahat yang Yesus tawarkan bukanlah sekadar tidur fisik atau liburan singkat. Itu adalah ketenangan jiwa yang tetap ada meski badai hidup sedang menerpa. Kelegaan adalah janji Tuhan, tetapi kita perlu datang kepadaNya dalam doa. Di bawah kuk yang sama dengan Yesus, beban yang berat menjadi ringan karena kasih-Nya yang menopang.
Tuhan, kami datang dan meletakan seluruh beban hidup ini di bawah kaki salibMu, Amin
DOA

