SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Selasa, 26 Juli 2022
Amsal 15 : 27
Andalkan Hikmat Allah Dalam Seluruh Kerjamu
Kata suap berkonotasi negatif yaitu pemberian atau hadiah berupa barang/uang yang diberikan dengan hati yang tidak tulus, tamak dan curang. Suap diberikan dengan maksud yang salah. Misalnya saja untuk mendapatkan keuntungan yang sudah jelas itu bertentangan dengan hukum. Siapa loba akan keuntungan gelap mengacaukan rumah tangganya, tetapi siapa membenci suap akan hidup.
Suatu hari seorang arab lewat dan karena lapar ia memutuskan mampir di restoran milik orang yahudi dan memesan sandwich, pada saat itu orang arab sedang bermusuhan dengan orang Yahudi. Pemilik resto mengambil keputusan untuk memberikan orang arab itu makanan dengan syarat tagihannya dua kali lipat. Si orang arab pun makan dan hari-hari selanjutnya si arab ini kembali dengan banyak teman dan pemilik restoranpun tetap menaikan tagihan bahkan sampai empat kali lipat. Si arab pun tetap memuji makanan restoran itu dan membayar bahkan memberikan uang tip lebih. Keesokan harinya di pintu resto terpampang tulisan dengan bunyi, maaf tidak menerima pelanggan orang yahudi, khusus orang arab.
Kita rasanya pernah berkata pada diri sendiri, biar susah-susah beta akan kasih hidup beta punya keluarga dari beta pung kerja yang beta lakukan dengan dua tangan dan dengan karingat yang jatuh. Namun situasi dapat berubah saat persoalan tak dapat diselesaikan. Semua cara ditempuh, akal bulus pun dipakai asal dapat memenuhi tuntutan hidup. Amsal mengingatkan bahwa rumahtangga akan mengalami keburukkan sebagai akibat “kerja kotor”. Karena itu bekerjalah dengan cara yang berkenan pada Tuhan.
Doa: Kiranya Roh hikmat menuntun kita dalam melakukan setiap pekerjaan secara benar. Amin.
Sumber Foto : www.google.com

