fbpx

SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Sabtu, 12 November 2022

Melayani Sampai Akhir

1 Petrus  4 : 7 – 11

Melayani dipahami dan disebut penulis surat 1 Petrus sebagai tindakkan yang mencirikan hidup orang Kristen. Orang Kristen terpanggil untuk melayani sampai akhir hidupnya (ay.7). Tindakkan melayani dilakukan sebagai suatu keutamaan Kekristenan dalam kaitannya dengan hal menguasai diri, menjadi tenang dan berdoa.

Hidup orang Kristen tak boleh dikuasai oleh keinginan yang berlebihan atau “liar”, nafsu, amarah, dan kejahatan. Mohonlah Roh Kudus untuk memberdayakan kita menguasai diri. Biarlah Roh Kudus yang menguasai dan mengatur seluruh keberadaan kita. Tanpa kuasa Roh Kudus, hidup akan diombang-ambingkan saat mengalami berbagai tantangan dan cobaan. Peliharalah ketenangan hidup terutama batin supaya karena hal itu kita dapat terus berdoa. Hidup orang Kristen menjadi utuh dan berkenan pada Tuhan bila dijalani dengan penguasaan diri, tenang, berdoa dan melayani karena kasih.

Akta melayani dalam hidup Kekristenan berdasar pada kasih Kristus. Kasih Kristus-lah yang menggerakkan Kekristenan dan karenanya kita menjadi bersungguh-sungguh melayani seorang akan yang lain. Kita tidak melayani agar dilayani atau mencari nama dan memperoleh untung. Akta melayani adalah panggilan yang tidak dibatasi kepentingan, waktu dan tempat atau keadaan karena berlangsung selama kita masih menjalani hidup. Melayani karena mengasihi menutupi banyak sekali dosa dan harus diwujudkan secara konkrit. Memberi tumpangan seorang akan yang lain dengan tidak bersungut dan berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah. Buanglah dusta dan berkatalah dengan jujur serta benar.

Jalanilah hidup sebagai kesempatan melayani dan bagi Dia-lah kemuliaan selama-lamanya.

Tuhan, mampukanlah kami menjadi pelayan-Mu yang setia. Amin.

DOA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *