fbpx

SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Jumat, 18 November 2022

Kolose 1 : 21 – 23

Menjadi Kudus Karena Didamaikan Kristus

Saulus adalah pribadi yang sangat membenci Allah. Kebenciannya tergambar ketika pada suatu masa banyak melakukan aksi kekerasan dan pembunuhan bagi orang Kristen. Namun, Perilaku kekerasan itu didamaikan oleh Allah ketika Saulus berjalan menuju kota Damsyik. Proses pertobatan ini kemudian membuat Saulus bertobat serta menggantikan namanya menjadi Paulus. Hal ini dilakukan oleh Allah dengan tujuan, agar Paulus memiliki hidup kudus di hadapan-Nya, dan menjadi saksi Kerajaan Allah bagi dunia.

Proses kehidupan sebagai Paulus dijalani dengan takut akan Allah, meskipun banyak peristiwa yang terjadi dan membuat ia terpuruk semasa pelayanannya bagi Kristus. Pesan ini, berdasar pada bacaan kita dimana Paulus menggambarkan pribadinya sendiri yang dahulu hidup jauh dari Allah, memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran, kini didamaikan melalui tubuh jasmani Kristus dalam kematian. Bersama dengan jemaat di Kolose, kita sebagai orang Kristen masa kini sesungguhnya diperingatkan Paulus untuk tidak hidup menurut dunia yakni berbuat dosa. Kita terpanggil untuk menjalani hidup dengan kesadaran diri, bahwa kenikmatan dunia bukanlah segalanya, tetapi Kristus.

Nas hari ini menjadi peringatan agar kita teguh dalam Iman dan tetap berjalan pada pengharapan Injil. Injil Kristus-lah yang menuntun kita untuk terus memahami, bahwa hidup yang dipenuhi dengan dosa telah diperdamaikan melalui tubuh jasmani Kristus dalam kematian-Nya. Kristus menempatkan dan mengubah perilaku kita yang bercela serta bercacat menjadi lebih baik atau kudus di hadapan Allah. Kita yang dahulu jauh dari Allah karena perbuatan yang jahat sekarang menjadi dekat sebab telah didamaikan Kristus.

Bersihkanlah hati dan pikiran dari sikap dan keinginan permusuhan. Hiduplah dalam cinta kasih, pengampunan dan damai dengan semua orang. Bersyukurlah senantiasa, sebab hidup kita yang cemar telah didamaikan dan dikuduskan oleh-Nya.

Doa: Bapa bantulah kami untuk menjaga kedamaian hidup. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *