SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Selasa, 20 Juni 2023
Berdoa Meminta Hikmat
(2 Tawarikh 1 : 1 – 13)
Raja, berasal dari bahasa Sansekerta rajan, merujuk pada sesorang yang memimpin sebuah kerajaan; orang yang memegang jabatan paling tinggi dalam sebuah kelompok.
Berbicara tentang raja, maka yang terlintas adalah istana megah dengan puluhan bahkan ratusan pengawal yang siap melayani kapan saja, di samping kekuasaan yang tak tebatas. Pendek kata “raja” adalah simbol kemegahan dan kehormatan.
Salomo sebagai raja pengganti Daud memimpin kerajaan Israel juga berada di posisi yang sama. Kekuasaan yang tidak terbatas, memiliki jumlah pengikut yang beasr, dengan daerah kekuasaan yang luas serta dikasihi Allah secara spesial. Hal ini bisa saja membuat Salomo mabuk kepayang dan “memanfaatkan” kebaikan Allah.
Bukan hanya berbagai fasilitas berlimpah dalam fungsi dan perannya sebagai raja. Salomo bahkan diberikan keistimewaan untuk mengajukan permintaan khusus pada Allah. Namun, Salomo tidak meminta yang ummnya diharapkan penguasa yakni harta, kekayaan, kemuliaan, nama besar, umur panjang atau balasan Allah terhadap musuh-musuh Salomo, melainkan ia meminta hikmat dan pengertian.
Salomo menyadari hikmat merupakan kebutuhan penting bagi dirinya sebagai raja yang bertanggung jawab untuk memutuskan hal-hal terkait dengan kehidupan rakyatnya.
Seperti Salomo, hendaknya kita juga belajar meminta yang dibutuhka bukan yang diinginkan. Pakailah doa dengan benar, bukan untuk memenuhi apa yang kita anggap baik, namun apa yang Tuhan anggap baik dan baik juga bagi orang lain.
Doa : Ya Tuhan tolonglah agar kami berhikmat dalam setiap langkah. Amin.
Sumber Gambar : https://www.canva.com/

