Santapan Harian Keluarga (SHK) – Senin, 23 Maret 2026
Matius 27 : 27-31
Mahkota Duri dan Tugas Manusia Kini
Sering kita melihat baik melalui berita atau secara langsung, mereka yang memiliki kekuasaan dan otoritas menggunakannya bukan hanya untuk keadilan, tetapi untuk menghina dan menyakiti yang lemah. Kekerasan fisik, bullying, dan penyiksaan yang dilakukan atas nama hukum atau otoritas merupakan rahasia umum. Peristiwa yang dialami Yesus di tangan para serdadu Romawi adalah cerminan abadi dari kekejaman manusia yang dilegalkan. TeksĀ ini mencatat tiga adegan yang memilukan yang dilakukan oleh para serdadu Romawi kepada Yesus: pertama, mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu untuk mengejek Yesus. Kedua Mereka mengenakan mahkota duri dan meletakkan tongkat/buluh di tangan kanan-Nya. Tindakan ini adalah gabungan antara kekerasan fisik (duri menusuk kepala) dan kekerasan psikologis (ejekan, meludah). Ketiga, mereka berlutut dan menghormati-Nya, lalu memukul kepala-Nya dengan tongkat. Kekerasan yang dialami Yesus adalah simbol penderitaan semua orang yang diperlakukan tidak adil oleh struktur kekuasaan. Firman ini mengajak kita untuk berpihak pada korban ketidakadilan. Ketika kita melihat bullying, pelecehan, atau penyalahgunaan kekuasaan hari ini, kita harus melawannya dan menyuarakannya.
Sanggupkan kami dengan kuasaMu untuk menyuarakan keadilan untuk dunia. Amin.
DOA

