fbpx

Santapan Harian Keluarga (SHK) – Rabu, 13 Mei 2026

Yeremia 9 : 17 – 22

Di Persimpangan Jalan: Hidup atau Binasa?

Hidup adalah pilihan, dan setiap pilihan memiliki akibat: setia diberkati, tidak setia dihukum. Kalimat ini menggambarkan kehidupan umat Israel yang tidak setia kepada Tuhan dengan memilih jalan dosa: beribadah kepada berhala (Baal), berpaling dari Tuhan, dan meninggalkan firman-Nya karena kekerasan hati mereka (ay.14). Akibatnya, Tuhan menghukum mereka dengan menyerahkan mereka kepada bangsa asing sebagai tawanan. Yehuda dikalahkan dan kota Yerusalem dihancurkan. Dalam situasi tersebut, kaum perempuan dipanggil untuk meratapi kehancuran yang terjadi sebagai simbol kesedihan yang mendalam (ay.20). Namun, Yeremia mengingatkan umat Israel bahwa Allah berjanji akan memulihkan dan menyelamatkan mereka apabila mereka mau bertobat, kembal, dan percaya sepenuhnya kepada-Nya. Kita diberi kebebasan untuk memilih: hidup sesuai kehendak Allah (Roh) atau hawa nafsu (daging). Jika kita hidup menurut daging (Gal.5:19-21) kita akan binasa. Namun, jika kita hidup dalam Roh kita memiliki hidup yang kekal (Gal.6:8). Sekarang, pertanyaannya: mana yang kita pilih, hidup atau binasa?

Roh Kudus tuntunlah kami untuk memilih hidup di dalam Roh bukan di dalam daging. Amin.

DOA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *