Santapan Harian Keluarga (SHK) – Senin, 13 Juli 2026
Amsal 24 : 27 – 29
Jangan Berniat Membalas dan Mendendam
Pada dasarnya, manusia adalah makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, kita mengembangkan hubungan satu sama lain. Hubungan terdekat dan terdalam dapat ditemukan dalam keluarga, karena ikatan darah lebih kuat daripada ikatan persahabatan. Namun, seperti yang kita ketahui, tidak ada keluarga yang sempurna, dan meskipun kita menginginkan kebahagiaan dan keharmonisan dalam keluarga, kita juga harus siap menghadapi cobaan dan kesulitan dalam hubungan keluarga. Sebanyak pertengkaran dan perselisihan di antara anggota keluarga, hal itu harus diimbangi dengan pengertian dan pengampunan. Kita tidak boleh membiarkan kebencian menuntun kita kepada dosa, dan jika ikatan darah lebih kuat daripada ikatan persahabatan, maka jangan sampai ada permusuhan di antara anggota keluarga. Hidup orang basudara harus laeng sayang laeng. Jangan berniat membalas dan mendendam. Sebab menyimpan dendam ibarat meminum racun sambil berharap saudara kita yang mati. Dendam mengikat hati kita pada masa lalu, membuat kita sulit merasakan damai dan sukacita. Sebaliknya, pengampunan adalah kunci pembebasan. Mengampuni bukan berarti melupakan atau membenarkan kesalahan orang lain, tetapi melepaskan hak kita untuk membalas, dan menyerahkan penghakiman itu kepada Tuhan yang adil.
Tuhan bersihkan hati kami dari niat membalas dan mendendam terhadap sesama Amin.
DOA

