fbpx

Santapan Harian Keluarga (SHK) – Jumat, 17 Juli 2026

Imamat 18 : 1 – 5

Ketaatan dalam Rumah Tangga

Panggilan hidup dalam ketaatan bagi rumah tangga Kristen dimulai dengan kesadaran bahwa keluarga adalah institusi yang dikuduskan oleh Tuhan. Dalam Imamat 18:1-5, Tuhan dengan tegas memperingatkan umat-Nya agar tidak mengikuti kebiasaan bangsa Mesir maupun bangsa Kanaan. Bagi rumah tangga saat ini, pesan ini sangat relevan: keluarga dipanggil untuk berani tampil beda dan tidak berkompromi dengan standar moral dunia yang kian merosot. Ketaatan kepada ketetapan Tuhan bukan bertujuan untuk membatasi kebahagiaan, melainkan untuk memagari pernikahan agar tetap berada dalam perlindungan dan berkat-Nya. Kekudusan perkawinan adalah inti dari perintah Tuhan. Tuhan menekankan bahwa umat-Nya harus memegang teguh hukum-hukum-Nya sebagai panduan hidup. Dalam konteks pastoralia rumahtangga, menjaga kekudusan berarti menjaga kesetiaan dan kemurnian hubungan antara suami dan istri. Kekudusan bukan hanya tentang menjauhi berbagai pelanggaran, tetapi tentang membangun mezbah doa dan kasih yang tulus di dalam rumah, di mana setiap anggota keluarga saling menghargai martabat satu sama lain sebagai citra Allah. Pernikahan yang kudus adalah pernikahan yang menjadikan firman Tuhan sebagai otoritas tertinggi dalam mengambil setiap keputusan. Ketaatan menjadi napas bagi rumahtangga yang ingin mengalami penyertaan Tuhan secara penuh.

Tuhan, bantu kami menjadi keluarga yang Taat Amin.

DOA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *