Santapan Harian Keluarga (SHK) – Senin, 27 Juli 2026
Amsal 22 : 26 – 27
Jangan Berhutang dan Jadi Penanggung Hutang
FOMO atau Fear of Missing Out merupakan fenomena psikologis yang semakin marak di kehidupan serba modern seperti sekarang ini. FOMO menggambarkan ketakutan melewatkan momen, pengalaman, atau aktivitas yang sedang terjadi atau populer di lingkungannya. Hal ini menyebabkan orang sering terjerumus dalam pola hidup konsumtif. Seseorang dengan pola hidup kosumtif memiliki kecenderungan untuk membeli barang atau jasa melebihi kemampuan diri, bukan karena kebutuhan, tetapi untuk terlihat “cukup” atau mengikuti tren. Menurut sosiolog Jean Baudrillard, nilai suatu barang tidak lagi berdasarkan fungsinya. Sebaliknya, barang tersebut menjadi simbol status. Kecenderungan ini menjadi penyebab utama tingginya perilaku berhutang atau menanggung hutang. Amsal 22 : 26-27 melarang keras tindakan gegabah menjadi penjamin utang (menanggung utang orang lain). Hal ini didasarkan pada risiko tinggi yang dapat menghancurkan stabilitas finansial seseorang juga konsekuensi tragis di mana hal paling dasar dalam hidup pun bisa hilang akibat menanggung utang yang bukan miliknya. Hikmat Tuhan mengarahkan kita untuk berhati-hati, memperhitungkan risiko, dan hidup tidak melampaui kemampuan. Tindakan bijak dalam mengelola keuangan adalah wujud ketaatan kepada Tuhan dan membantu menjaga reputasi, yang lebih berharga daripada kekayaan fana.
Tuhan, tuntun untuk bijak dalam mengelola berkatMu, Amin
DOA

