Santapan Harian Keluarga (SHK) – Rabu, 29 Juli 2026
Amsal 13 : 1 – 3
Jangan Gegabah Mengucapkan Sesuatu
Dahulu orang mengenal pepatah “mulutmu harimaumu” dan “lidah lebih tajam dari pedang” untuk menggambarkan betapa berbahayanya perkataan. Di era digital saat ini, kenyataan itu semakin luas. Bukan hanya ucapan langsung, tetapi juga tulisan di media sosial dapat melukai, memfitnah, bahkan menghancurkan orang lain. Jari-jari kita kini menjadi “lidah baru” yang dapat dipakai untuk menyebarkan kebaikan ataupun kebencian. Banyak orang mudah menulis komentar kasar atau menyebarkan berita tanpa memikirkan dampaknya bagi sesama. Amsal 13:1-3 mengajarkan bahwa hikmat terlihat dari kesediaan menerima didikan dan kemampuan mengendalikan perkataan. Orang bijak mau mendengar teguran, belajar memperbaiki diri, dan berbicara dengan hati-hati sehingga mendatangkan damai dan kebaikan. Sebaliknya, orang yang keras hati dan gegabah dalam berkata-kata justru membawa dirinya pada masalah dan kehancuran. Karena itu, sebagai orang percaya kita dipanggil untuk bijaksana dalam menggunakan kata-kata, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Jangan mudah terpancing emosi atau menyebarkan hal yang melukai orang lain. Gunakan perkataan dan tulisan untuk menguatkan, menghibur, dan membangun sesama agar hidup kita menjadi berkat dan teladan.
Tuhan, tolong kami agar bijaksana dalam berbicara, Amin.
DOA

