Santapan Harian Keluarga (SHK) – Jumat, 18 September 2026
Ulangan 8 : 1 – 3
Membangun Dasar yang Kokoh
Ulangan 8:1-3 mengingatkan kita bahwa ketaatan kepada perintah Tuhan bukan sekadar kewajiban agama, melainkan jalan menuju kehidupan dan pemulihan. Musa menegaskan bahwa bangsa Israel harus berpegang teguh pada seluruh perintah Tuhan agar mereka memperoleh kekuatan untuk memasuki dan menduduki negeri yang dijanjikan. Hal ini mengajarkan kita bahwa keberhasilan sejati dalam hidup tidak ditentukan oleh strategi manusiawi semata, melainkan oleh sejauh mana kita menyelaraskan langkah kaki kita dengan kehendak Allah. Melakukan perintah-Nya dengan setia adalah bentuk pengakuan bahwa Dia adalah otoritas tertinggi dalam hidup kita. Melalui ayat-ayat ini, kita juga diajak untuk mengingat kembali “perjalanan di padang gurun” masa-masa sulit di mana Tuhan membiarkan kita merasa lapar atau kekurangan untuk merendahkan hati kita. Proses ini bertujuan untuk menguji apa yang ada di dalam hati kita: apakah kita tetap setia mengikuti perintah-Nya saat situasi tidak ideal? Padang gurun adalah sekolah iman di mana Tuhan mengikis kesombongan dan melatih kita untuk tidak bergantung pada kekuatan diri sendiri, melainkan sepenuhnya bersandar pada penyertaan-Nya yang sempurna. Firman-Nya adalah sumber kehidupan yang memberi kita daya tahan di tengah krisis. Ketika kita setia melakukan perintah-Nya, kita sedang membangun hidup di atas dasar yang kokoh.
Tuhan, bantu kami membangun dasar hidup yang kokoh diatas firmanMu. Amin.
DOA

