fbpx

Santapan Harian Keluarga (SHK) – Jumat, 23 Oktober 2026

2 Korintus 12 : 9a

Duri dalam Daging dan Kasih Karunia yang Cukup

Kehidupan rasul Paulus tidak luput dari penderitaan. Ia menyebut pengalamannya sebagai “duri dalam daging” sebuah simbol dari kelemahan, keterbatasan, atau pergumulan berat yang terus-menerus ia rasakan. Paulus bahkan tiga kali memohon kepada Tuhan agar duri itu disingkirkan darinya. Namun, jawaban Tuhan melampaui logika manusia: duri itu tidak dicabut, tetapi kasih karunia Tuhan diberikan untuk memampukannya bertahan.Seringkali kita merasa minder, putus asa, atau tidak layak saat menghadapi keterbatasan. Padahal, Tuhan sering memakai titik-titik terlemah dalam hidup kita untuk menyatakan kemuliaan-Nya, sehingga yang terlihat bukan kehebatan kita, melainkan kehebatan kuasa-Nya. Tuhan tidak selalu langsung mengubah atau menghapus masalah kita. Namun, Dia berjanji memberikan kasih karunia yang tepat dan cukup pada waktunya untuk menguatkan langkah kita hari demi hari. Dengan menyadari keterbatasan diri, kita belajar untuk sepenuhnya bergantung kepada Tuhan, bukan pada kekuatan atau kepandaian kita sendiri. Bila hidup terasa berat atau melemahkan, alih-alih tawar hati, pandanglah itu sebagai tempat di mana kuasa Tuhan rindu bekerja secara luar biasa dalam hidup.

ya Tuhan, ajari aku tetap percaya walau ada duri dalam hidupku, amin.

DOA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *