Kegiatan Terpadu Sosialisasi dan Pelatihan Administrasi dan Manajemen Jemaat
- Penyusunan dan Sosialisasi tentang TUPOKSI dengan Pola Pengelolaan Organisasi Modern.
- Pelatihan Pengelolaan Administrasi dan Manajemen Jemaat.
- Sosialisasi dalam rangka memahami tugas organisasi gerejawi.
- Penyusunan SOP dan Implementasi proses pengawasan dan pengendalian.
- Seri Diskusi Bulanan dalam rangka membangun kesadaran dan etos kerja kepada pegawai
menurut Ketua Majelis Jemaat GPM Silo, Pdt. A.J. Timisela, “penggabungan beberapa kegiatan ini didasarkan pada beberapa pertimbangan rasional antara lain, aspek efektifitas karena audens atau kelompok sasaran dari kegiatan-kegiatan tersebut sama, yaitu staf pegawai gereja dan majelis jemaat. Keduanya adalah unsur penting dalam pelayanan di jemaat ini dan punya saling ketergantungan, tapi sekaligus pula saling mendukung, oleh sebab akan sangat baik bila dipertemukan dalam sebuah moment kegiatan yang sama pula”. Disaat yang sama dicapai pula efisiensi pembiayaan, ungkap Ketua Majelis Jemaat Silo yang akrab disapa Pak Pendeta Jems.
Kegiatan terpadu sosialisasi dan pelatihan yang terbagi dalam dua sesi itu, diikuti oleh para staf pegawai gereja antara lain, staf pegawai administrasi, staf pegawai keuangan, penjaga gereja, tuagama, penata sound sistem, dan sopir untuk sesi pertama, dan pada sesi kedua bergabung majelis jemaat silo, baik pendeta, penatua maupun diaken, berlangsung selama 1 hari Selasa, 26 Juni 2017 bertempat di gedung serba guna Jemaat GPM Silo.

Tuagama Bapak M. Parera.
Melalui diskusi dan tanya jawab yang cukup intens tersebut, terungkap berbagai masalah dan kendala dalam pelaksanaan tugas para staf pegawai gereja, tetapi juga hal-hal teknis yang dijumpai dalam tanggung jawab pelayanan majelis jemaat. Output lainnya yang dicapai yakni tersusunnya SOP (Standar Operasional Prosedur) pada proses pengawasan dan pengendalian dalam manajemen gereja, serta uraian tugas secara rinci dari masing-masing job dalam jajaran staf pegawai gereja. Demikian pula pemahaman tentang uraian tugas dari majelis jemaat, khususnya subseksi sebagaimana diatur dalam peraturan organik Gereja Protestan Maluku.

Suasana Kegiatan Terpadu di Ruang Serba Guna Jemaat GPM Silo
Animo peserta, khususnya para staf pegawai gereja terhadap kegiatan ini sangat tinggi, hal tersebut terlihat dari begitu intensnya diskusi dan tanya jawab yang di bangun antara peserta dengan Pdt. Jems Timisela selaku narasumber. Beberapa point penting yang perlu mendapat perhatian serius adalah koordinasi dan kerjasama antar para staf pegawai gereja sendiri, maupun dengan majelis jemaat. Pdt, Jems Timisela dalam diskusi dan sharing, menegaskan pentingnya gaya kepemimpinan dalam pengelolaan administrasi dan manajemen gereja, serta pentingnya daya dukung di antara subsistem-subsistem sebagai upaya bersama-sama menggolkan target-target kinerja sebagai sebuah organisasi modern, maupun dalam konteks pelayanan dalam lingkup Jemaat GPM Silo.

