fbpx

SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Selasa, 09 November 2021

HIDUP DALAM KERENDAHAN HATI

Pembacaan Alkitab : FILIPI 2 : 1 – 4

Kekuatan persekutuan orang percaya terletak pada kesatuan hati, pikiran, kasih, jiwa, dan tujuan di antara para anggotanya. Jika kesatuan itu tidak lagi dimiliki maka persekutuan akan menuju pada kehancuran. Paulus melihat adanya ancaman internal yang berpotensi mengoyak kesatuan jemaat Filipi, yaitu sikap yang mementingkan diri sendiri sehingga orang lain dianggap tidak penting. Sikap ini merupakan wujud kesombongan yang dapat menghancurkan hubungan antar pribadi dan berpotensi menghambat kemajuan dalam kehidupan persekutuan.

Orang yang sombong senang mendapatkan pujian bagi dirinya sendiri. Ia menganggap dirinya yang paling hebat dan menginginkan orang lain pun menganggapnya demikian. Orang seperti ini biasanya sulit untuk bekerja sama dengan orang lain. Bagi orang tersebut keutuhan persekutuan bukanlah prioritasnya.

Menanggapi ancaman tersebut, Paulus mengajak segenap jemaat Filipi untuk menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat di dalam Kristus Yesus. Yesus rela mengosongkan diri-Nya supaya manusia berdosa dapat diselamatkan. Ia mengabaikan kemuliaan diri-Nya sebagai Allah. Kerendahan diri Tuhan Yesus menjadi teladan bagi kita semua.

Merendahkan diri memang bukan perkara mudah, sebab itu kita perlu melatih diri untuk bersikap demikian dalam relasi kita dengan sesama, khususnya di antara persekutuan orang percaya. Hidup dengan merendahkan diri tidak membuat harga diri kita jatuh. Tetapi itu adalah cara kita meresponi kasih Allah dalam hidup yakni menjaga hubungan dalam persekutuan tetap harmonis.

Doa: Tuhan Yesus, mampukan kami untuk hidup dengan rendah hati. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *