SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Senin, 08 November 2021
HIDUP SALING MENERIMA
Pembacaan Alkitab : ROMA 15 : 5 – 7
Menerima adalah hal mudah untuk dilakukan. Itu benar, terutama jika yang diterima itu yang enak-enak dan yang baik-baik. Menerima kue enak itu mudah. Begitu juga menerima pertolongan orang lain saat mobil kita tiba-tiba mogok di tengah jalan juga mudah. Tapi bagaimana jika yang harus diterima adalah sesuatu yang sering kita anggap sebagai yang buruk, jelek dan tidak enak? Wah, nanti dulu, tidak semua orang bisa menerimanya dengan baik.
Menarik bahwa dalam surat yang ditujukan kepada Jemaat Roma, yang tak terlalu dikenalnya secara personal, Rasul Paulus menyampaikan nasihat. Ia menganjurkan Jemaat di Roma untuk hidup saling menerima, seperti Kristus telah menerima mereka. Nampaknya, Paulus mengandaikan Jemaat Roma berkonteks sama dengan Jemaat-jemaat lain yang telah dikenalnya dengan baik, seperti Efesus atau Filipi yang memiliki masalah perbedaan latar belakang budaya dan tradisi.
Perbedaan adalah sebuah realita dalam kehidupan jemaat Kristen yang masih sangat muda saat itu. Namun yang jadi masalah adalah saat pihak-pihak yang berbeda itu tidak bisa saling menerima dan malah saling berprasangka. Prasangka inilah yang membuat jemaat-jemaat terancam pertikaian dan perpecahan. Oleh sebab itu, Paulus meminta mereka untuk hidup saling menerima dengan dasar penerimaan adalah karena apa yang telah dilakukan oleh Kristus.
Tak semua orang dalam hidup kita mudah untuk diterima. Kadang ada saja orang yang sulit, yang menyebalkan dan membuat kita tak nyaman. Namun, saat bertemu dengan orang macam itu ingatkan himbauan Paulus: terimalah orang lain, sama seperti Kristus menerima engkau.
Doa: Tuhan, sebagaimana Engkau telah menerima kami, ajarilah kami untuk menerima satu akan yang lain. Amin.

