SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) – Sabtu, 25 Desember 2021
Pembacaan Alkitab : Matius 1 : 18-25
HATI YANG MERENDAH DAN SETIA LEBIH PENTING
Pasangan muda Yusuf dan Maria paling menonjol dalam kisah kelahiran Yesus versi Injil Matius. Tokoh Yusuf memercayakan dirinya kepada Tuhan, saat Malaikat Tuhan memberitakan alasan kehamilan Maria. Yusuf yang disebut seorang yang saleh, sederhana dan tulus, belajar percaya dan taat pada sabda Allah. Melalui Roh Kudus, Tuhan berkarya secara istimewa dalam diri Maria. Pada awalya, dalam diri Yusuf timbul rasa ragu dan konflik batin saat ia mengetahui tunangannya hamil. Injil Matius berkata bahwa “ia bermaksud meniggalkan Maria diam-diam”. Di satu sisi, Yusuf tidak menginginkan Maria bernasib malang karena ia pati dirajjam oleh masyarakat Yahudi. Di sisi lain, ia tidak dapat menerima kenyataan itu dan berupaya meninggalkan Maria dengan cara menceraikannya. Ia tidak ingin mempermalukan martabat tunangannya di depan publik. Mungkin Yusuf berpikir bahwa dengan cara seperti itu barangkali Maria dapat menikah dengan lelaki yang telah membuatnya hamil. Inilah jalan iman yang dihayati dengan ikhlas dan rela oleh Yusuf. Tetapi setelah mengetahui yang sebenarnya, Yusuf memilih tetap setia pada rencana Allah.
Di hari Natal ini kita bersyukur bahwa sang Juruselamat telah lahir, kita berpesta dengan berbagai macam cara sesuai tradisi di dalam keluarga masing-masing, tetapi bagaimana dengan hati kita? sudhkah kita rendah hat dan setia mempercayai Dia dalam hidup kita dan percaya akan rencana-Nya. Jangan fokus pada perayaannya lebih baik fokus pada hati kita dan merenungkan apakah hidup kita selama ini sudah sesuai dengan kehendak-Nya?
Ya Tuhan, mampukanlah kami untuk selalu mengikuti kehendak-Mu dengan Rendah Hati dan Setia. Amin
D O A

