SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Jumat, 08 Desember 2023
Bacaan Alkitab : Yesaya 44 : 21-28
Pemberontakan Israel kepada Allah mengakibatkan mereka harus menerima ganjarannya yakni terbuang ke Babel. Namun dalam segala keterpurukan yang mereka alami karena murka Allah itu, tidak membuat mereka dilupakan dan ditinggalkan sebagai umat pilihan Allah. Hal ini Nampak jelas dalam ayat 21, dimana Allah menyatakan bahwa mereka dibentuk oleh Allah dan mereka adalah hamba Allah. Artinya sekalipun mereka telah melakukan pelanggaran, tetapi Allah mau tetap menghapus segala dosa pemberontakanmu…. Kembalilah padaKu sebab Aku telah menebus engkau. Karena Allah sama sekali tidak memperhitungkan dosa pemberontakan yang dilakukan, maka mereka patut bersyukur dan bersukacita atas kemurahan Allah yang tak terhingga.

Selain itu hal terpenting yang harus dilakukan sebagai respon atas kasih Allah yaitu meninggalkan dosa. Kasih Allah yang tak terbatas berlaku juga bagi kita semua yang percaya kepada-Nya. Karena itu jika kita telah terlanjur melakukan kesalahan lewat sikap, tutur kata dan perbuatan yang menyakiti Allah dan sesama, maka bertobat dan berbaliklah pada Allah. Sebab Ia berkuasa membentuk segala sesuatu, membebaskan dari keterpurukan bahkan mengampuni segala dosa. Jadi baharuilah diri dan hidup sesuai kehendak-Nya.
DOA : “TUHAN, KAMI YAKIN BAHWA ENGKAU ADALAH ALLAH YANG TAK PERNAH INGKARI JANJI. AMIN.”

