Santapan Harian Keluarga (SHK) – Kamis, 16 April 2026
Kisah Para Rasul 20 : 7 – 12
Rumah Tangga Menjadi Ruang Pemulihan
Dalam Kisah Para Rasul 20:7-12, persekutuan di Troas berlangsung di sebuah rumah. Ini menunjukkan bahwa rumah tangga bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang suci untuk bersekutu dan mencari solusi atas persoalan hidup melalui Firman Tuhan. Eutikhus yang terjatuh dan mati di tengah ibadah mencerminkan kerentanan manusia yang sering kali merasa lelah atau “terlelap” saat menghadapi beban masalah. Namun, respon jemaat dan pelayanan Paulus menegaskan bahwa dalam persekutuan yang didasari kasih, maut dan kegelisahan dapat diatasi oleh kuasa Allah. Melalui doa dan kebersamaan di dalam rumah, situasi yang tampak mustahil dapat dipulihkan, memberikan kelegaan nyata bagi setiap anggota keluarga yang sedang berbeban berat. Eutikhus yang hidup kembali menjadi kesaksian bagi banyak orang, membuktikan bahwa mukjizat Allah bekerja secara hebat di dalam rumah-rumah yang terbuka bagi hadirat-Nya. Kesaksian ini bukan hanya tentang pemulihan fisik, tetapi juga tentang bagaimana sebuah komunitas iman yang dibangun dalam rumah tangga mampu menjadi ruang pemulihan bagi lingkungan sekitarnya. Ketika sebuah masalah diselesaikan di dalam persekutuan doa di rumah, hal itu menjadi bukti nyata bagi orang luar bahwa Tuhan benar-benar hidup dan peduli pada pergumulan umat-Nya.
Ya Tuhan, biarlah dengan tuntunan kuasa Roh KudusMu keluarga kami hadir sebagai penopang pelayanan di jemaat. Amin.
DOA

