Santapan Harian Keluarga (SHK) – Jumat, 17 April 2026
1 Timotius 5 : 3 – 8
Memperhatikan Sanak Saudara
Dalam 1 Timotius 5:3-8, Rasul Paulus memberikan penekanan bahwa kasih yang sejati harus dibuktikan melalui tindakan nyata di dalam keluarga sendiri. Memelihara seisi rumah dan sanak saudara, terutama mereka yang sudah lanjut usia atau menjanda, bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan bentuk ibadah yang menghormati Allah. Dengan saling menanggung beban hidup di lingkaran keluarga, kita belajar untuk membalas budi orang tua dan memastikan tidak ada anggota keluarga yang terabaikan. Prinsip tanggung jawab domestik ini menjadi pondasi bagi karakter seorang beriman. Paulus memberikan peringatan keras bahwa mengabaikan kebutuhan sanak saudara sendiri setara dengan menyangkal iman dan lebih buruk daripada orang yang tidak percaya. Hal ini menunjukkan bahwa kesalehan tidak diukur dari aktivitas gereja semata, melainkan dari sejauh mana kita bersedia berbagi beban dan menyediakan kebutuhan bagi keluarga terdekat. Solidaritas keluarga ini bertujuan agar jemaat secara luas tidak terbebani secara finansial, sehingga sumber daya gereja dapat dialokasikan bagi mereka yang benar-benar sebatang kara dan tanpa dukungan sama sekali. Oleh karena itu, berbagi berkat dengan sanak saudara adalah kesaksian hidup yang menyatakan bahwa kasih Kristus nyata ditengah pergumulan ekonomi keluarga.
Tuhan, kiranya kami dapat terus saling menopang sebagai sanak saudara, amin
DOA

