fbpx

Malam Pembinaan bagi Calon Sidi dan Orang Tua

[jemaatgpmsilo.org – Ambon]

Setiap warga Sidi Gereja, adalah orang percaya yang mengaku, percaya dan bersedia dengan segenap hati menjadi Pengikut Setia Yesus Kristus. Karena itu, mereka yang akan diteguhkan dalam Sidi Gereja mesti memiliki kesiapan diri untuk mengakui imannya kepada Kristus secara mandiri, kesiapan mengikut Kristus sepanjang hidupnya, dan menyatakan kesediaan turut terlibat secara aktif memberitakan Kabar Injil Keselamatan bagi dunia dan sesama. Itulah inti dari pembinaan yang diberikan kepada ke-52 kateketsan Jemaat Silo yang telah menjalani masa pendidikan kateketsasi sejak April 2017, sebagaimana yang disampaikan oleh Pnt. J. Th. M. Sipahelut selaku Wakil Ketua Majelis Jemaat dalam arahan awal pada Malam Pembinaan kepada Para Kateketsan bersama papa-mama serta papa srani-mama srani di ruang serba guna Jemaat Silo (8/3/2018).

Lebih lanjut ditegaskan oleh Wakil Ketua Majelis Jemaat bahwa “para kateketsan telah melewati masa pendidikan kateketsasi di Silo, dan kini dipersiapkan lagi lewat malam pembinaan pastoral bersama-sama dengan para orang tua. Nama-nama ke-52 saudara/saudari Calon Sidi Gereja akan dibacakan pada ibadah minggu guna mendapat tanggapan dari jemaat/publik. Pembacaan tersebut dilakukan sebanyak 3 kali sejak 11 Maret 2018.”

Ki-Ka : Pdt. Ny. Y Rutumalessy, Pdt Ny. A. Tomasoa, Pdt. Ny. E. Alfons/Ifaksaksily, Pdt. Ny. N. Nahusona dan Pdt. A. Lopulalan.
Suasana Pembinaan di Kelompok I oleh Pdt. A. Lopulalan
Suasana Pembinaan di Kelompok IV oleh Pdt. Ny. A. Tomasoa
Suasana Pembinaan di Kelompok III oleh Pdt. Ny. Y Rutumalessy
Suasana Pembinaan di Kelompok II oleh Pdt. Ny. E. Alfons/Ifaksaksily
Suasana Pembinaan di Kelompok V oleh Pdt. Ny. N. Nahusona

Selanjutnya, oleh Majelis Subseksi Anak-Remaja, ke-52 kateketsan dibagi ke dalam 5 kelompok untuk kemudian memperoleh pembinaan pastoral bersama-sama dengan papa-mama serta papa srani dan mama srani, yang dilakukan oleh para pendeta.

Menurut Diaken Imelda Tabelessy selaku Majelis Subseksi, materi pembinaan oleh pendeta kepada masing-masing kateketsan dan orang tua, antara lain : masalah kehadiran dalam mengikuti pendidikan kateketsasi, arti sidi dan konsekuensinya, arti perjamuan kudus dan konsekuensinya, peran orang tua dan pendidikan berkelanjutan, peran dan fungsi orang tua baptis, kesiapan diri secara fisik, mental dan spiritual, serta pola hidup ugahari dalam moment gerejawi.

*Foto: Pnt. Sanny Loppies

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *