fbpx

Santapan Harian Keluarga (SHK) – Selasa, 8 September 2026

 Pengkhotbah 8 : 9 – 13

Nikmati Hidup, Jangan Cuma Mengejar Angin

Pernakah saudara-saudari merasa hidup ini tidak adil? Kok orang jahat malah kelihatan sukses, hidupnya enak, padahal dia curang di sana-sini? Sementara orang baik malah sering menderita? Pengkhotbah mengakui realita pahit ini: memang ada hal-hal di dunia ini yang tidak masuk akal bagi otak kita. Tapi pesannya jelas: jangan iri hati! Jangan sampai kita ikut-ikutan jadi jahat hanya karena melihat orang jahat untung. Itu namanya “mengejar angin”. Hasilnya cuma kelelahan dan kekecewaan. Kesenangan orang berdosa itu cuma sementara, seperti busa sabun yang indah sebentar lalu pecah hilang tak berbekas. Sebaliknya, Firman Tuhan menjanjikan kebahagiaan bagi mereka yang “takut akan Allah”. Bahagia di sini bukan berarti kaya raya atau bebas masalah, tapi punya ketenangan hati yang tidak bisa dibeli uang. Orang yang takut Tuhan bisa tidur nyenyak karena hatinya bersih. Mereka menikmati hidup sehari-hari, makan minum bersama keluarga, bekerja dengan jujur, tertawa dengan anak-anak, sebagai hadiah dari Tuhan. Jadi, tugas kita minggu ini adalah melatih diri untuk puas. Stop membandingkan hidup kita dengan orang lain di medsos. Syukuri apa yang ada, lakukan bagian kita dengan benar, dan biarkan Tuhan yang mengurus sisanya. Itulah kunci hidup yang tenang.

Tuhan, ajar kami puas dan hidup benar. Amin.

DOA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *