Santapan Harian Keluarga (SHK) – Rabu, 23 September 2026
Yohanes 12 : 1 – 8
Melayani Yesus Dengan Tulus Dan Penuh Kerendahan Hati
Tindakan Maria yang mengurapi kaki Yesus dengan minyak narwastu murni menggambarkan puncak pelayanan yang tulus. Tulus dalam melayani berarti memberikan yang terbaik, tanpa pamrih dan berpusat pada kasih Kristus, bukan pada penilaian manusia. Maria menggunakan minyak narwastu yang sangat mahal untuk membasuh kaki Yesus dalam kesadarannya untuk memberikan yang terbaik sebagai bentuk persembahan kasih. Maria menyeka kaki Yesus dengan rambutnya menyatakan ia merendahkan diri sepenuhnya di hadapan Yesus. Maria mengajarkan tulus melayani tidak berarti mencari panggung atau pengakuan manusia melainkan fokus menghormati Tuhan. Kontras dengan Maria, Yudas mengkritik pengurapan tersebut dengan alasan ekonomi padahal motivasinya palsu untuk mencari keuntungan diri sendiri. Dari sini kita belajar ketulusan diuji dari motivasi hati apakah untuk kemuliaan Tuhan atau kepentingan diri sendiri. Kisah Maria memberikan motivasi benar bagi kita yang terpanggil untuk melayani dalam ruang-ruang hidup dan kerja kita sebab semua itu pun kita lakukan untuk Tuhan.
Tuhan, ajarlah kami untuk melayaniMu dengan tulus dan rendah hati dalam setiap peran dan fungsi setiap hari. Amin.
DOA

