BPVP Ambon dan Jemaat GPM Silo Gelar Pelatihan Tata Rias dan Pengolahan Ikan, Perkuat Kemandirian Ekonomi Jemaat
AMBON – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon bekerja sama dengan Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Silo kembali menyelenggarakan pelatihan keterampilan bagi warga jemaat. Kegiatan yang dimulai pada Senin, 26 Oktober 2026, ini direncanakan berlangsung selama 16 hari ke depan.
Pelatihan kali ini mencakup dua bidang keterampilan, yakni tata rias kecantikan dan pengolahan ikan sederhana. Masing-masing bidang diikuti oleh 16 peserta dari Jemaat GPM Silo, sehingga total peserta mencapai 32 orang.

Tata Rias Kecantikan

Pengolahan Ikan Sederhana
Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga jemaat sekaligus membuka peluang usaha mandiri yang dapat mendukung peningkatan pendapatan keluarga.
Melalui pelatihan tata rias kecantikan, peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pribadi, pelayanan dalam berbagai kegiatan, maupun usaha jasa tata rias. Sementara itu, pelatihan pengolahan ikan sederhana diharapkan membekali peserta dengan kemampuan mengolah hasil perikanan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan berpotensi dipasarkan.
Kerja sama BPVP Ambon dan Jemaat GPM Silo ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan vokasi. Gereja tidak hanya berperan dalam pelayanan rohani, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan kemandirian ekonomi warga jemaat.
Sepanjang tahun 2026, sejumlah pelatihan keterampilan telah dilaksanakan melalui kerja sama tersebut, di antaranya pelatihan pembuatan roti manis, barista, dan perawatan serta perbaikan AC split. Pelaksanaan pelatihan tata rias kecantikan dan pengolahan ikan sederhana semakin memperluas bidang keterampilan yang dapat dipelajari oleh warga jemaat.
Beragamnya bidang pelatihan tersebut diharapkan memberikan pilihan bagi peserta untuk mengembangkan potensi sesuai minat dan peluang usaha yang tersedia. Keterampilan di bidang kuliner, pelayanan minuman, teknis pendingin ruangan, kecantikan, dan pengolahan hasil perikanan memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam dunia kerja maupun usaha mandiri.
Ke depan, keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya diukur dari terlaksananya pelatihan, tetapi juga dari kemampuan peserta menerapkan keterampilan yang diperoleh. Dukungan dan pendampingan lanjutan menjadi penting agar pengetahuan yang didapat dapat berkembang menjadi peluang kerja, usaha produktif, dan sumber penghasilan keluarga.
Melalui kerja sama yang berkelanjutan, BPVP Ambon dan Jemaat GPM Silo diharapkan terus berkontribusi dalam menciptakan warga jemaat yang terampil, produktif, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

