[jemaatgpmsilo.org – Ambon]

Diketuai oleh Ibu Sekretaris Klasis Kota Ambon, Pdt. Ny. A. Lohy/N, S.Th, Tim Visitasi Klasis Kota Ambon datang berkunjung ke Jemaat GPM Silo. Kegiatan yang berlansung pada Jumat, 5 Oktober 2018 itu dimulai sejak pukul 15.30 WIT berlokasi di ruang serba guna Gereja Silo dan diikuti oleh Majelis Jemaat GPM Silo (Pendeta, Penatua dan Diaken).

Majelis Jemaat Silo yang serius mengikuti visitasi dari Klasis Kota Ambon

Kegiatan visitasi ini adalah salah satu kegiatan rutin yang telah terprogram pada klasis-klasis dalam lingkup Gereja Protestan Maluku (GPM) yang bertujuan untuk memantau dan mendapatkan informasi aktual tentang perkembangan pelayanan di jemaat secara keseluruhan. Adapun materi atau informasi yang termuat dalam visitasi ini meliputi ke-4 bidang pelayanan yang secara struktural maupun fungsional menggerakkan seluruh proses pelayanan bergereja di tingkat jemaat, meliputi :

  • Bidang Pemberdayaan Teologi dan Pembinaan Umat (PTPU)
  • Bidang Pekabaran Injil dan Pelayanan Kasih (PIPK)
  • Bidang Pengembangan Oikumene Semesta (POS)
  • Bidang Penataan dan Pengembangan kelembagaan (PPK)

Sekretaris Klasis Kota Ambon, dalam arahan visitasinya menyampaikan sejumlah point-point penting yang menjadi gumulan bersama Majelis Pekerja Klasis (MPK) Kota Ambon bersama dengan ke-20 jemaatnya. Hal paling pertama diingatkan adalah menyangkut tanggung jawab besar Klasis Kota Ambon sebagai Panitia Penyelenggara Sidang Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) Tahun 2020 nanti, disertai harapan dukungan penuh dari semua jemaat. Begitu juga memintakan dukungan majelis jemaat dan warga gereja di Silo guna mensukseskan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) I Katholik di Kota Ambon tanggal 27 Oktober 2018 nanti.

Hal berikut yang mesti menjadi konsen bersama adalah, Jemaat Silo mesti mempersiapkan diri menjelang pelaksanaan pemilihan Majelis Jemaat Periode 2020-2025 yang akan berlangsung di tahun 2019, serta pentingnya segera menggelar Gerakan Peduli Palu, Sigi dan Donggala sebagai bentuk kepedulian sesama anak bangsa, melalui topangan doa dan dana lewat kolekta khusus pada ibadah minggu.

Ketua Majelis Jemaat GPM Silo Pdt. Jan Z. Matatula beserta perangkat majelis dalam kesempatan visitasi itu menyampaikan beberapa pikiran kiritis-konstruktif, antara lain perlu dilakukan evaluasi terhadap kegiatan Baku Dapa Anak Remaja (BADAR) Tingkat Sinode beberapa waktu lalu, yang menyisakan sejumlah permasalahan, baik terhadap anak-anak maupun jemaat. Disamping itu diharapkan juga program-program partisipatif dari Sinode yang dibebankan ke Klasis dan Jemaat mesti ada manfaat ataukah efek timbal baliknya. [BK]