fbpx

Santapan Harian Keluarga, 5 – 11 April 2021

Senin, 05 April 2021
Yohanes 20 : 11 – 18
AKU TELAH MELIHAT TUHAN YANG BANGKIT
Kita sungguh bersyukur dapat merayakan paskah atau kebangkitan Yesus Kristus kembali. Kita tahu bahwa kebangkitan Yesus adalah titik pusat sejarah keselamatan yang menjadi dasar iman kita. Sebab andaikata Kristus tidak dibangkitkan maka sia-sialah iman dan pemberitaan gereja.Karena itu, kebangkitan Yesus yang merupakan peristiwa terbesar dalam sejarah keselamatan itu harus selalu memberi dampak dalam hidup kita.Paling tidak kita menjadi orang-orang yang tetap bersemangat dan berpengharapan menjalani hidup dengan segala kompleksitas persoalan yang kita hadapi. Dalam teks bacaan kita hari ini penulis Injil Yohanes mau memperlihatkan kepada kita betapa kebangkitan Yesus telah mengubah keadaan para murid-Nya, mulai dari rasa kurang yakin menjadi seyakin-yakinnya; Dari rasa diam karena rasa kalah menjadi bersorak karena rasa girang; Dari patah hati menjadi bulat hati karena telah melihat Tuhan yang bangkit. Itulah perubahan besar yang terjadi pada Maria Magdalena ketika ia berjumpa dengan Yesus. “Aku telah melihat Tuhan”, demikianlah pengakuan imannya yang memberanikan ia pergi dan bersaksi tentang peristiwa kebangkitan Yesus. Saat ini ketika kita diberi kesempatan untuk merayakan kebangkitan-Nya, perubahan apa yang terjadi dalam hidup kita? Dapatkah kita pergi dan bersaksi tentang Yesus yang bangkit bagi orang lain, sehingga melalui kita pun orang lain akan melihat Tuhan dalam diri kita? Semua itu dapat kita lakukan jika kita tetap berserah pada Tuhan dan kuasa kebangkitan-Nya sehingga melalui tuturkata dan perbuatan yang kita lakukan, nama Tuhan dipermuliakan dan dengan begitu orang lain juga akan memasyurkan nama Tuhan dalam hidup mereka. Selamat Paskah!
Doa: 
Tuhan yang bangkit, tuntunlah kami agar melalui hidup dan kerja kami banyak orang dapat melihat Engkau, Amin!

Selasa, 06 April  2021
Lukas 24 : 13 – 27
JANGAN BIARKAN SESUATU MENGHALANGI KITA UNTUK MENGENAL DIA
Kita seringkali mudah kecewa dan sedih, bahkan putus asa dan hilang pengharapan jika yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataannya. Lalu akhirnya kita menyerah dan mengikuti saja kemana keadaan itu membawa kita. Kita lupa bahwa segala sesuatu masih bisa diperbaiki dan dimaknai kalau saja kita mau membuka diri. Kisah dua orang yang berjalan ke Emaus merupakan contoh nyata. Mereka adalah orang-orang yang kehilangan pengharapan karena kematian Yesus. Yesus yang mereka harapkan dapat menjadi pemimpin, ternyata harus mengalami siksaan berat hingga mati di kayu salib. Harapan mereka tidak sesuai kenyataan. Karena itulah mereka memilih kembali ke rutinitas lama di daerah dimana mereka berasal. Dalam perjalanan mereka memperbicangkan segala sesuatu yang sudah terjadi. Dan Tuhan Yesus hadir menemani mereka dalam perjalanan. Awalnya ada sesuatu yang menghalangi mata mereka sehingga mereka tidak mengenali Yesus, namun ketika Yesus melakukan perjamuan bersama mereka, barulah mereka sadar dan kenal bahwa itu Yesus. Ia benar-benar bangkit, dan dua murid yang kecewa itu pun kembali dengan semangat dan harapan baru. Memang, perjumpaan dengan Tuhan selalu mampu mengubah hidup seseorang. Kisah ini mengajarkan kita bahwa Tuhan senantiasa hadir untuk menyapa setiap orang dalam berbagai suasana hidup yang dialaminya. Hanya saja terkadang banyaknya persoalan itu seperti menjadi penghalang pada mata kita untuk mengenal dan mengalami Tuhan sendiri dan kehendak-Nya dalam hidup kita. Namun bagi orang-orang yang selalu membuka hati bagi kehadiran-Nya, akan selalu mengalami pertolongan dan kuat kuasa-Nya, tetap semangat dalam berpengharapan.
Doa: Tuhan, biarlah mata dan hati kami selalu terbuka melihat kehadiran-Mu dalam setiap keadaan hidup kami. Amin.

Rabu, 07 April 2021
Matius 28 : 9 – 10
SUKACITA BERJUMPA DENGAN YESUS YANG BANGKIT
Sukacita adalah suatu karunia Roh Kudus yang membantu mengembangkan kepribadian baru seperti yang dialami oleh Maria Magdalena dan Maria yang lain. Peristiwa gempa bumi dan kubur yang kosong serta berita malaekat bahwa Yesus telah bangkit, sesungguhnya telah membuat para perempuan itu mengalami sukacita yang besar dan rasa takut, sehingga mereka berlari dengan cepat untuk memberitahukan kepada para murid yang lain tentang hal tersebut sesuai pesan malaekat. Karena itu, Yesus menjumpai mereka ditengah jalan dan berkata: “salam bagimu”. Itulah kalimat pertama dari Yesus yang bangkit, dan menjumpai mereka dalam keadaan damai untuk membebaskan mereka dari rasa takut. Perjumpaan dengan Yesus yang bangkit semakin menguatkan sukacita mereka sehingga mereka mendekati-Nya, memeluk kaki-Nya, dan menyembah-Nya. Orang yang bersukacita adalah orang yang mau datang kepada Yesus, merendahkan diri dihadapan-Nya atau menyerahkan diri seutuhnya dalam kendali Yesus untuk memberitahukan perbuatan-perbuatan Allah yang besar dan memasyhurkan nama-Nya. Sukacita mereka merupakan alasan mendasar untuk Yesus memberi tanggungjawab baru: pergi dan katakan kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galelia, dan disanalah mereka akan melihat Aku. Sukacita menjadi kekuatan para perempuan untuk meyakinkan para murid lelaki dan sanak keluarga bahwa Yesus telah bangkit dari kematian, sekaligus melawan dusta mahkamah agama. Jadi, tanpa sukacita orang kristen tak akan pernah bisa meyakinkan dunia tentang perbuatan-perbuatan Allah yang besar dan memasyhurkan nama-Nya. Setiap hari Yesus menjumpaimu dan memberimu sukacita-Nya. Jangan abaikan!!!
Doa: Tuhan, penuhkan kami dengan RohMu, supaya kami bersukacita. Amin.

Kamis, 08 April2021
Lukas 24 : 28 – 35
SESUNGGUHNYA TUHAN YESUS TELAH BANGKIT
Menjadi percaya dan mengaku bahwa Tuhan Yesus telah bangkit, harus melewati suatu proses bersama Yesus seperti yang dialami oleh dua orang murid yang berjalan ke Emaus. Yesus menuntun mereka untuk keluar dari kesedihan dan ketidakmengertian serta membentuk kepercayaan mereka dengan tiga cara yakni: (1). Yesus mau mendengar dan merasakan keluhan mereka, menuntun mereka untuk mengenal kerapuhan iman mereka, serta memberi jalan keluar dengan menggunakan kitab suci sebagai dasar yang benar; (2). Yesus memenuhi desakan mereka untuk tinggal bersama dengan mereka; (3). Yesus memulihkan ingatan mereka tentang diri-Nya di perjamuan malam: “Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka”. Perbuatan Yesus mengubah arah perjalanan hidup mereka: “bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem untuk menjumpai para murid yang lain di Yerusalem”. Jadi, setelah berjumpa dengan Yesus yang bangkit, kedua murid tersebut mengalami evolusi kesadaran: dari keputusasaan karena kematian Kristus menuju keimanan akan kebangkitan-Nya. Mereka mengalami pertumbuhan iman. Pengalaman mengenal Yesus yang bangkit, mereka ceritakan kepada para murid yang lain sebagai suatu kesaksian iman mereka. Karena, iman selalu bertumbuh dalam masa yang sangat sulit.Jika demikian, maka setiap masa yang sangat sulit, harus dijalani bukan dihindari bahkan lari darinya.Dalam kesadaran tersebut, setiap orang Kristen harus berusaha menemukan dan mengenal serta mengalami Yesus yang bangkit. Itu pun jika anda mendesak supaya Tuhan tinggal bersama-sama dengan anda, maka Ia setia memenuhi desakanmu dan memberimu berkat terindah menjadi saksi kebangkitan-Nya.
Doa: Tuhan, tinggallah bersama-sama denganku. Amin

Jumat, 09 April 2021
Lukas 24 : 36 – 49
YESUS YANG BANGKIT MEMULIHKAN KEPERCAYAANMU
Setelah kebangkitan-Nya, mengapa Yesus secara berulang menampakan diri-Nya kepada para murid-Nya? Sebab penyaliban dan kematian Yesus membuat para murid melupakan seluruh pengajaran, perkataan Yesus dan pengalaman melayani bersama Yesus selama tiga tahun. Mereka sedih, dan takut bahkan tidak percaya dan menganggap omong kosong perkataan para perempuan yang pergi ke kubur Yesus. Petrus pun masih bertanya dalam hatinya: apa kiranya yang telah terjadi? Setelah ia melihat hanya kain kapan di dalam kubur Yesus. Kesaksian dua orang yang pergi ke Emaus, masih membuat para murid mempercakapkan tentang hal-hal itu.Karena itu, ketika semua murid berkumpul Yesus menampakan diri-Nya, untuk memulihkan kepercayaan semua murid tentang diri-Nya. Yesus ingin semua murid memiliki pengetahuan dan pengertian yang sama bahwa Ia telah bangkit dari kematian tetapi Ia bukan hantu. Yesus memberi beberapa bukti mendasar yakni: (1). Ia berkata: damai sejahtera bagi kamu; (2). Ia menyuruh mereka meraba tangan-Nya dan kaki-Nya yang dipaku; (3). Ia makan ikan goreng; (4). Ia membuka pikiran mereka bahwa kematian-Nya dan kebangkitan-Nya telah menggenapi semua yang tertulis tentang-Nya dalam kitab Taurat Musa, kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur. Yesus melakukan semua itu untuk mempersiapkan para murid-Nya sebagai saksi yang memberitahukan perbuatan-Nya dan memasyurkan nama-Nya.Peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus merupakan perbuatan Allah yang memulihkan kepercayaan orang Kristen.Bahwa, mereka percaya kepada Tuhan yang hidup dan mengendalikan kehidupan; Tuhan yang berkuasa atas maut; Tuhan yang mengetahui dan mengerti pikiran mereka. Nyatakanlah Tuhan mu dalam kata dan perbuatanmu.

Doa: Tuhan, kami percaya pada-Mu, kami merindukan-Mu. Amin.

Sabtu, 10 April 2021
Yohanes 21 : 1 – 14
ITULAH TUHAN, IA SUDAH BANGKIT
Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai, namun murid-murid tidak tahu bahwa itu Yesus. Itulah ketiga kalinya Yesus menampakan diri kepada murid-murid-Nya, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati. Yesus mau bersama mereka dan memberkati mereka. Pekerjaan mereka sebagai nelayan diteruskan dengan tidak kecewa, ragu dan putus asa. Yesus bersama mereka pada peristiwa kebangkitan dan menyuruh menebarkan jala, hasil menggembirakan, penuh sukacita dan berkat. Memahami kehadiran Yesus yang bangkit, mengubah cara pandang tentang hidup dan menjadikan para murid mengalami keberanian untuk bekerja lagi sebagai nelayan. Bersama Yesus dan taat melaksanakan perintah-Nya, para murid memperoleh hasil yang melimpah. Kehadiran Kristus yang bangkit memulihkan semangat yang patah. Mereka berdaya untuk kembali beraktifitas sebagai nelayan dan selanjutnya memberitakan Kristus yang mati tetapi bangkit. Murid-murid itu tidak bertanya lagi siapa Engkau, sebab mereka sudah melihat Yesus dengan perbuatan dan mujizat-Nya. Kebangkitan bagi orang Kristen adalah kehidupan, kehidupan itu tidak sia-sia,kehidupan yang memiliki harapan, walau dalam keadaan susah sekalipun, kebangkitan akan menghidupkan kita. Kekurangan-kekurangan kita banyak, hasil kurang memuaskan, corona mengganggu seluruh eksistensi kita, percaya bahwa kebangkitan Kristus dapat memutuskan mata rantai penyebaran virus corona, kebangkitan Kristus menyemangati kita untuk bekerja bersama Yesus dalam ajaran dan mujizat-Nya. Kristus telah bangkit perubahan besar terjadi di hidup kita. Bekerjalah bersama Dia yang bangkit, sebab bersama Dia selalu ada perubahan,sukses dan berkat.
Doa: Terima kasih Tuhan, Kebangkitan-Mu menghidupkan kami! Amin.

Minggu, 11 April 2021
1 Yohanes 1 : 1 – 4
MENJADI SAKSI KRISTUS YANG BANGKIT
Masih dalam suasana sukacita kebangkitan Kristus, maka pertanyaannya apa makna kebangkitan Kristus bagi kehidupan kita sebagai orang Kristen sekarang ini. Kebangkitan Kristus memberikan harapan dan sukacita untuk menikmati dan memperoleh keselamatan kekal yang disediakan Allah bagi setiap orang yang percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat. Tidak ada yang lain, kekuatan, kemampuan ataupun keyakinan yang lain untuk mendapatkan anugerah keselamatan itu. Hanya ada dan telah terjadi dalam peristiwa penderitaan, kematian serta kebangkitan Kristus yang memberikan jaminan keselamatan itu kepada semua orang percaya. Rasul Yohanes menyampaikan hal tersebut kepada persekutuan orang percaya agar mereka tetap setia kepada iman dan pengharapan mereka kepada Tuhan Yesus. Nasihat rasul Yohanes ini berangkat dari pengalaman pribadi bersama dengan Tuhan Yesus. Ia melihat dan menyaksikan tentang semua yang dilakukan dan dikaryakan oleh Tuhan Yesus. Itulah sebabnya ia menasihati mereka untuk tetap teguh dalam iman dan meneruskan berita sukacita itu, sehingga mereka yang belum percaya menjadi percaya dan diselamatkan. Kita pun dinasihati agar sebagai keluarga (papa, mama dan anak-anak) dapat meneruskan berita kebangkitan Kristus dalam seluruh kehidupan. Kita melihat dan mendengar dengan hati yang beriman melalui seluruh pengalaman hidup bersama dan didalam Kristus (bd.Gal.3:11). Yesus yang bangkit menjadikan kita kuat dan menang dalam pergumulan dan perjuangan. Ceriterakanlah pengalaman iman melalui hidupmu agar Yesus yang bangkit dipercaya dan dimuliakan.
Doa: Tuhan Yesus kuatkan kami untuk bersaksi tentang kebangkitan-Mu melalui sikap serta perilaku hidup kami. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *