fbpx

Santapan Harian Keluarga (SHK) 14 Mei 2021

INGATAN JANG LUPA TEPATI JANJI
Bacaan : 2 Samuel 9 : 1 – 13
Beta seng pernah lupa apa yang beta janji, beta inga”artinya saya tidak pernah melupakan janji yang telah saya ucapkan. Kalimat ini menjelaskan tentang kebiasaan untuk mengingat sesuatu yang penting dan berharga, yang pernah terjadi pada waktu lampau. Kebiasaan mengingat,merupakan suatu perilaku yang jujur, dan setia. Sebab, dengan mengingat, orang akan  mengatakan hal-hal yang dirasakan dan dipahami sebagai yang belum dilaksanakan. Kemudian dengan kesadaran akan Tuhan, orang berniat untuk melaksanakannya. Bacaan kita hari ini, menceriterakan tentang kisah raja Daud yang selalu mengingat perjanjian yang pernah ia lakukan dengan sahabatnya Yonatan.


dAUD
Raja Daud (sumber : nuxirho.blogspot.com)

Walaupun Yonatan sudah mati, tetapi Daud berniat untuk menepati janjinya. Daud meminta Mefiboset anak Yonatan untuk tinggal di istana bersama keluarganya, bahkan Daud mengembalikan semua  milik keluarga Saul kepada Mefiboset. Saat ini, hal ingat untuk menepati janji, menjadi hal yang langka, misalnya, ingat janji sebagai adik-kakak, atau ingat janji sebagai sahabat, ingat janji sebagai orang tua, ingat janji kepada guru, ingat janji kepada siapa saja. Menepati janji, ibarat tidak ada hutang tersisa yang belum dibayar oleh mereka. Justru, pola hubungan diantara mereka akan menjadi kekuatan dasar untuk terbinanya relasi baru dan berkelanjutan bagi generasi turun-temurun.

Jadi, kebiasaan mengingat, sangat membantu setiap orang untuk terus memperbaiki diri dan memperbaiki berbagai relasi kehidupan yang dimiliki.

Perilaku inga mewajibkan setiap orang untuk konsisten dalam kata dan perbuatan. Waktu terus berputar, hari-bulan-tahun terus berganti, tetapi tidak akan mengubah komitmen kita untuk menepati janji yang pernah dilakukan.


Doa :
Tuhan, b’rilah Roh-Mu menuntunku supaya aku ingat untuk selalu menepati janjiku, Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *