fbpx

SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Minggu, 17 Juli 2022

2 Korintus 10 : 1 – 11

Hidup di Dunia Tapi Jangan Duniawi

Ikan air laut selalu terasa tawar, meskipun lahir dan hidup di dalam laut. Lahir dan hidup di dalam air laut yang asin tidak membuat daging ikan terasa asin. Dalam bahasa yang sederhana, hidup di laut yang asin tapi tidak menjadi asin. Rasul Paulus, lewat bacaan ini hendak menegaskan Jemaat di Korintus untuk hidup di dalam dunia tapi jangan menjadi duniawi. Ia hendak menyadarkan orang-orang Kristen bahwa selama kita hidup di dunia baiklah perjuangan hidup kita tidak secara duniawi.

Artinya, janganlah hal-hal yang duniawi mempengaruhi dan menguasi hidup kita atau mengubah hidup menjadi manusia dunia. Perjuangan hidup orang Kristen di dunia haruslah berlangsung di dalam Kristus, yakni dengan menggunakan perlengkapan senjata Allah. Paulus telah menunjukkan keteladanan tentang hidup yang tidak duniawi. Ia memilih untuk tidak menyelesaikan masalah antara dirinya dengan sejumlah orang secara fisik atau kekerasan.

Hidup di dunia tak mumngkin tanpa masalah karena itu penyelesaiannya harus dilakukan dengan cara damai. Kekerasan tak boleh dipakai untuk menyelesaikan konflik atau terganggunya relasi di antara seorang dengan yang lainnya. Hidup sebagai umat milik Kristus haruslah berlangsung dalam damai, cinta kasih, rukun, harmonis, dan persaudaraan.

Inilah maksudnya, kita memang lahir dan hidup di dunia namun itu tidak berarti kita menjadi manusia duniawi. Manusia duniawi hidup sebagai pembuat masalah atau keonaran, penuduh yang tak mengakui kelebihan orang lain serta ingin menang sendiri. Kita terpanggil untuk memelihara hidup dan mengubah dunia dengan kebaikan bagi kemuliaan Kristus.

Doa: Bapa, tolonglah kami untuk hidup bukan dengan cara yang duniawi. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *