SANTAPAN HARIAN KELUARGA (SHK) Jumat, 28 Oktober 2022
Mazmur 101 : 1 – 8
Memelihara Hidup Yang Tidak Bercela
Sama seperti Daud, kita juga tentu memiliki kerinduan untuk hidup benar dan tidak bercela di hadapan Allah. Daud menunjukkan kerinduannya itu dengan berkomitmen untuk menjauhkan diri dari setiap perbuatan yang tidak benar. Komitmennya yang lain adalah memelihara hidup dalam ketulusan hati baik di dalam rumah maupun kerajaanya.
Rumah adalah tentang diri sendiri, keluarga, gereja atau komunitas bahkan masyarakat dimana kita berada. Karena itu, Tuhan menghendaki kita menjadi alat kesaksian di lingkungan dimanapun berada dengan menunjukkan cara hidup yang benar dan berkenan sesuai kehendak-Nya. Sebutan lainnya adalah hidup yang berintegritas.
Kerinduan dan komitmen kita untuk hidup dalam kebenaran dan tidak bercela seharusnya terwujud pula dalam totalitas hidup, yakni kerja, pelayanan, serta membangun relasi dengan sesama. Bukan sekadar retorika melainkan dalam laku hidup. Perwujudan hidup yang berintegritas membutuhkan komitmen yang harus dipelihara dan dikembangkan seumur hidup. Komitmen yang dimaksud ini bukan semata bersumber dari kebaikan atau usaha sendiri melainkan berasal dari pengenalan yang sungguh akan Allah.
Maksudnya mengenal akan kehendak, perintah dan hukum-hukum-Nya. Pengenalan yang demikian membuahkan perubahan cara hidup dari yang suka kepada kejahatan dan kelaliman menjadi takut akan Allah. Seperti Daud, mari perhatikan dan pastikan kita menjalani hidup yang benar dan tulus hati. Peliharalah komitmen untuk terus-menerus hidup dalam kebenaran di hadapan Allah serta manusia, dan jadilah berkat lewat seluruh laku hidup kita.
Doa : Tuhan Yesus, kami mau hidup tidak bercela di hadapan-Mu. Tuntunlah kami supaya tetap hidup takut akan Engkau. Amin.
Sumber foto : canva

