Santapan Harian Keluarga (SHK) – Sabtu, 21 Maret 2026
Mazmur 40 : 12 – 18
Sumber Sukacita Sejati
Pemazmur memulai dengan mengakui realitas penderitaan dan dosa yang mengepungnya. Ia berada di tengah beban dosa pribadi dan masalah hidup yang pelik. Dalam kelemahan ini, ia berseru dan ditengah permohonan, Daud mengungkapkan keyakinannya akan keadilan dan pertolongan Tuhan. Ia memohon agar musuh-musuhnya yang ingin mencelakakannya menjadi malu dan mundur, sementara ia sendiri menantikan pembebasan dari Tuhan. Bagian ini menekankan kontras antara nasib orang fasik dan orang benar. Sukacita ini bukanlah sekadar kebahagiaan situasional atau berdasarkan keadaan baik, tetapi sukacita yang mendalam karena mengenal karakter Tuhan dan mengalami keselamatan-Nya. Orang yang mencari Tuhan akan: Bergembira dan bersukacita karena Tuhan sendiri. Mencintai keselamatan dari Tuhan, berarti menghargai anugerah yang diberikan-Nya. Tetap memuliakan Tuhan dan mengakui kebesaran-Nya. Mencari Tuhan adalah sumber kebahagiaan sejati dan keamanan di tengah tantangan hidup. Ketika kita meluangkan waktu untuk menantikan dan merasakan kehadiran Tuhan, kita akan mengalami perbuatan-Nya yang ajaib dan mendapatkan nyanyian baru dalam mulut kita.
Tuhan, bantu kami mau selalu mencari-Mu, Sumber sukacita sejati. Amin.
DOA

