fbpx

Santapan Harian Keluarga (SHK) – Rabu, 25 Maret 2026

Lukas 23 : 8 – 12

Keheningan adalah Jawaban Terbaik

Dalam masyarakat saat ini, kita sering menyaksikan orang benar atau mereka yang mencoba berbicara tentang kebenaran,  dihina, diremehkan atau dijadikan tontonan oleh orang-orang berkuasa. Kisah Yesus di hadapan Herodes dalam nas ini adalah contoh klasik dimana otoritas disalahgunakan untuk menghina seorang yang tidak bersalah. Dalam teks ini kita dapat mengetahui tiga hal penting yang terjadi: pertama,pengabaian Kebenaran: Herodes mengajukan banyak pertanyaan, tetapi Yesus menolak untuk berpartisipasi dalam drama yang bertujuan merendahkan-Nya. Kedua, Penghinaan Massa: Para imam kepala dan ahli Taurat, yang seharusnya menjunjung hukum, justru berdiri di sana dan menuduh Yesus dengan keras. Ketiga, hinaan dan kekerasan. Mereka mengenakan pakaian kebesaran untuk-Nya, menjadikan-Nya badut. Ini adalah sungguh-sungguh ketidakadilan. Kehormatan seorang raja ditukar dengan ejekan. Di tengah penghinaan, keheningan-Nya adalah jawaban terkuat bagi ketidakadilan yang dangkal dan picik. Ketika kita dihina atau diremehkan karena menjunjung kebenaran, ingatlah martabat ilahi Yesus. Jangan biarkan penghinaan orang lain menentukan nilai diri kita. Terkadang, jawaban terbaik terhadap ketidakadilan dan cemoohan bukanlah membela diri, melainkan menjaga keheningan, bermartabat dan membiarkan kebenaran sejati berbicara pada waktunya.

Tuhan, ajarkan kami untuk tetap hening menghadapi ketidakadilan, Amin

DOA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *