Santapan Harian Keluarga (SHK) – Jumat, 24 Juli 2026
Yesaya 58 : 6 – 7
Memperjuangkan Keadilan dan Kasih
Puasa dalam pandangan Alkitab bukan hanya menghindari atau menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menghindarkan diri dari melakukan hal-hal yang tidak dikehendaki Tuhan. Berpuasa merupakan tindakan untuk menaklukan diri sepenuhnya di bawah kehendak Tuhan. Tidak hanya menahan lapar, puasa yang sejati juga terwujud dalam kepedulian untuk melepaskan mereka yang terbelenggu oleh kelaliman, dan memerdekakan mereka yang teraniaya. Puasa bukan sekedar ritual melainkan upaya untuk mewujudkan kasih Allah lewat sikap peduli kepada mereka yang lapar, miskin, dan memberi pakaian pada yang telanjang. Karena Ibadah sejati tercermin melalui tindakan yang penuh belas kasihan. Perbuatan kasih kepada sesama adalah cerminan dari hubungan yang benar dengan Tuhan. Jadilah saluran berkat. Jangan menutup mata terhadap mereka yang berkekurangan atau tertindas di sekitar kita. Tuhan lebih menghargai tindakan kasih daripada sekadar menjalankan sebuah ritual. Memperjuangkan keadilan dan kasih adalah wujud memuliakan Tuhan.
Tuhan, tuntun kami untuk selalu memperjuangkan keadilan dan mewujudkan kasih, Amin
DOA

