Santapan Harian Keluarga (SHK) – Selasa, 11 Agustus 2026
Amsal 22 : 22 – 23
Tuhan Membela Orang Lemah
Orang lemah sering jadi sasaran karena mereka tidak punya kekuatan untuk melawan. Misalnya, ada penjual kaki lima di pinggir jalan yang dagangannya dihancurkan atau diambil oleh petugas tanpa membayar, ada anak dari keluarga miskin yang dibully (ditindas) di sekolah, atau seorang nenek yang ditipu dengan modus pura-pura diantar pulang ke rumah, padahal dompetnya dicuri. Dan masih banyak kisah miris lainnya tentang orang lemah yang menjadi korban. Dalam kenyataan tersebut, penulis Kitab Amsal (Salomo) mengingatkan kita, “Jangan merampas orang lemah karena ia lemah, dan janganlah menginjak-injak orang miskin”. Bagian ini berisi peringatan Tuhan, agar kita tidak menyalahgunakan kekuasaan terhadap orang yang tidak berdaya. Sebab, meskipun orang lemah tidak mampu melawan, Tuhan sendiri yang akan memberikan keadilan kepada mereka. Sebaliknya, orang yang menindas tidak akan luput dari penghakiman Tuhan. Ayat ini bukan hanya berisi peringatan, tetapi juga ajakan supaya orang percaya berlaku adil, menolong yang lemah dan menjadi pembela, bukan penindas.
Roh Kudus tuntun kami untuk menjadi pembela bagi orang lemah bukan penindas. Amin.
DOA

