Santapan Harian Keluarga (SHK) – Senin, 10 Agustus 2026
Imamat 19 : 13 – 14
Jangan Semena-Mena Kepada Sesama!
Imamat 19 berisi perintah Tuhan kepada umat Israel agar hidup kudus dalam relasi dengan Tuhan dan sesama. Perintah di ayat 13-14 menunjukkan bahwa Tuhan sangat memperhatikan cara manusia memperlakukan sesamanya, terutama mereka yang lemah, tidak berdaya, atau mudah dirugikan. Tuhan tidak hanya melihat ibadah umat-Nya, tetapi juga melihat kejujuran, keadilan, dan kasih dalam kehidupan sehari-hari. Ungkapan penting dalam nas ini: “engkau harus takut akan Allahmu.” Artinya, manusia tidak boleh bertindak semena-mena hanya karena merasa lebih kuat, lebih berkuasa, atau karena orang lain tidak mampu membela diri. Takut akan Tuhan berarti sadar bahwa Tuhan melihat semua perbuatan kita, termasuk perlakuan kita terhadap sesama. Firman Tuhan mengajarkan bahwa orang percaya tidak boleh memperlakukan sesama secara tidak adil. Nasihat yang berulang-ulang dengan menggunakan kata “jangan” karena hati manusia mudah tergoda untuk mengambil keuntungan dari kelemahan orang lain. Dalam keluarga, Firman ini mengajak kita untuk saling memperlakukan dengan adil dan penuh kasih. Orang tua tidak boleh memakai kuasa untuk menyakiti hati anak. Anak-anak tidak boleh merendahkan orang tua. Kakak tidak boleh menekan adik hanya karena merasa lebih besar. Suami dan istri juga dipanggil untuk saling menghargai, bukan saling menyakiti.
Tuhan, ajarlah keluarga kami untuk mengasihi Engkau dan tolonglah kami mengasihi sesama seperti diri kami sendiri. Amin.
DOA

